LIGA SPANYOL
Dua Sisi Joao Felix
10 October 2019 07:31 WIB
berita
Dari 10 pertandingan musim ini, winger bintang Atletico, Joao Felix lebih sering ditarik keluar, seperti yang terjadi pekan lalu saat lawan Valladolid.-Topskor/Ist
MADRID – Joao Felix selalu tampil sebagai starter tapi nyaris tak pernah bermain hingga pertandingan selesai. Inilah yang terjadi padanya sepanjang musim sejak bergabung dengan Atletico Madrid. Seperti chiaroscura (bahasa Italia yang berarti gelap dan terang), winger muda itu seolah memiliki dua sisi: terlihat tapi kemudian menghilang.

Atletico sejauh ini telah memainkan sepuluh pertandingan, delapan di LaLiga dan dua di Liga Champions, dan hanya ada empat pemain yang tampil sejak menit awal, yakni Saul Niguez, Koke Resurreccion, Jan Oblak, dan Felix. Artinya tidak bisa diragukan lagi bila kehadiran Felix di starting 11 sudah mantap. Namun, berbeda dengan tiga seniornya, pemain 19 tahun ini selalu ditarik keluar laga.




Baca Juga :
- Atletico Segera Memperbarui Kontrak Thomas
- Griezmann Belum Bisa Beradaptasi




Delapan dari sepuluh pertandingan yang ia jalani tak dimainkan hingga selesai. Jumlah tersebut lebih banyak dari Thomas Lemar (lima kali diganti), dan Thomas Partey (tiga). Felix hanya memainkan pertandingan selama 90 menit dua kali, yakni ketika melawan CD Leganes (25/8) dan di matchday pertama Grup D Liga Champions melawan Juventus FC (18/9).

Selain melebihi Lemar dan Thomas, Felix juga menjadi pemain di LaLiga yang paling sering ditarik keluar. Catatan itu mengalahkan Joaquin Sanchez (Real Betis) yang telah enam kali diganti, serta Inaki Williams (Athletic Bilbao), Ante Budimir (RCD Mallorca), dan Willian Jose masing-masing lima kali dalam delapan laga.


Baca Juga :
- Ini Adalah Koleksi Gol Terburuk Atletico Madrid
- Atletico Superior di Zorilla


Sejauh ini pelatih Atletico, Diego Simeone nampaknya masih “menata” Felix agar bisa menjadi pemain yang sesuai dengan keinginannya. Ini mirip seperti ketika ia menangani Antoine Griezmann pada 2014/5. Griezmann bahkan lebih parah ketimbang Felix. Ia harus menjalani masa sulit untuk bisa menembus starting 11 karena butuh adaptasi lama. Namun perlahan ia berhasil melewati tantangan hingga akhirnya menjadi pemain kunci Los Rojiblancos, julukan Atletico.

Meski demikian Simeone tetap mendukung bintang asal Portugal tersebut yang memiliki mental pejuang tangguh. “Yang saya sukai dari Joao Felix adalah dia sampai harus menjatuhkan dirinya demi mendapatkan bola,” ujar pelatih asal Argentina itu.

 

Top Scorer Tim

Terlepas dari dua sisi antara starter dan diganti, bintang asal Portugal tersebut merupakan pencetak gol yang andal. Kehebatannya di dalam kotak penalti menjadi salah satu kuncinya. Maka bukan suatu yang mengherankan bila saat ini Felix menjadi pencetak gol terbanyak di kubu Los Rojiblancos dengan tiga gol.

Dia mencetak gol ke gawang SD Eibar dan  Mallorca di LaLiga serta satu lagi disumbangkan di Liga Champions ketika menghadapi Lokomotiv Moskow. Vitolo Machin dan Thomas berada di belakangnya dengan masing-masing telah menyarangkan dua gol.* GOGOR HAKIM DARI BERBAGAI SUMBER

 

 

 

 

D
Penulis
Dini Wulandari