LIGA ITALIA
Sensi Bisa Comeback lawan Dortmund
10 October 2019 12:00 WIB
berita
Gelandang Stefano Sensi tak tergantikan di FC Internazionale.-Topskor.id/istimewa-
MILAN – Erangan Stefano Sensi dalam pertandingan melawan Juventus FC di Stadion Giuseppe Meazza, akhir pekan kemarin, telah membuat FC Internazionale khawatir. Gelandang 24 tahun itu terlihat kesakitan sambil memegangi selangkangan, mengisyaratkan cedera yang cukup parah. Untungnya, setelah menjalani pemeriksaan intensif bersama tim medis, tak ditemukan problem yang mengharuskan Sensi absen lama.

Setidaknya kabar ini mengurangi ketegangan I Nerazzurri jelang periode padat Oktober-November. Sensi diperkirakan hanya butuh pemulihan sekitar 2-3 pekan, bisa kembali setelah jeda internasional. Harapannya, pemain bernomor punggung 12 itu sudah fit seperti sedia kala ketika Inter menghadapi duel penting melawan BVB Dortmund di Liga Champions, 23 Oktober mendatang.




Baca Juga :
- Kemampuan Skriniar Mulai Diragukan
- Kedalaman Skuat Dortmund Dinilai Kurang




Namun, tidak tertutup kemungkinan pula Sensi comeback lebih cepat, yakni saat mengunjungi markas US Sassuolo pada 20 Oktober. Bagi sang pemain, ini adalah pertandingan emosional. Bukan cuma karena pulang ke Reggio Emilia menghadapi mantan tim, tapi juga untuk menghormati mendiang Giorgio Squinzi—Presiden I Neroverdi yang telah banyak berjasa dalam kariernya.

Yang jelas, cepatnya pemulihan Sensi adalah kabar penting buat Inter. Sejak bergabung pada musim panas, dia langsung tumbuh jadi figur penting dalam permainan tim Antonio Conte. Sensi bisa membantu Marcelo Brozovic sebagai playmaker tambahan, menentukan operan terakhir di area tiga perempat, juga piawai bergerak sebagai mezzala untuk menambah volume serangan. Selain itu, Sensi sangat berbahaya dalam situasi set piece.


Baca Juga :
- Panggung Raksasa
- Era Spurs di Bawah Pochettino Terancam Berakhir


Kesan pertama dengan tifosi dibangun lewat performa brilian versus US Lecce di pekan pembuka Seri A. Sensi bermain penuh energi dan ikut menyumbang satu gol apik. Sejak itu, sulit membayangkan penampilan I Nerazzurri tanpa nomor 12 di lapangan. Eks gelandang Cesena itu selalu dipercaya Conte sebagai starter, kecuali laga melawan SS Lazio. Itu merupakan kemenangan tersulit Inter sebelum tumbang oleh Juve.

Yang menarik dari Sensi adalah dia mampu berkembang dalam setiap laga yang dilalui. Sekarang, centrocampista internasional Italia itu sudah jauh lebih baik dibanding saat pertama kali menginjakkan kaki di Meazza. Dalam pertandingan melawan FC Barcelona di Liga Champions, dia bahkan mendapat aplaus hangat dari publik Camp Nou berkat aksi cemerlangnya. Jelas akan sulit mencari pengganti bila jenderal ini absen lebih lama.

Conte masih punya beberapa centrocampista yang bisa dijadikan alternatif. Namun, persoalannya terletak pada karakter bermain. Matias Vecino dan Roberto Gagliardini lebih mengandalkan fisik daripada teknik,  memberi dorongan pada aspek berbeda. Sementara Sensi lebih menonjolkan teknik dan pergerakan. Tanpa dirinya, Inter akan lebih berotot tapi kehilangan kecepatan manuver.

Ambisi Lazaro

Sejak jadi bagian kubu Appiano Gentile, Valentino Lazaro baru berkontribusi selama 41 menit dalam laga lawan Barca. Awal yang bagus itu diharapkan bisa dilanjutkan ke Seri A.

“Setiap pemain ingin selalu ada di lapangan, jelas saya punya ambisi. Bagi saya tinggal menunjukkan kepada pelatih selama pekan-pekan mendatang bahwa saya bisa bermain bagus. Conte memercayai saya semoga bisa memanfaatkan peluang semaksimal mungkin,” katanya kepada LaOla TV dari pemusatan latihan tim nasional Austria.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita