UMUM
Komitmen Pemerintah Jelang SEA Games Belum Sebesar di Asian Games
09 October 2019 17:11 WIB
berita
Djoko Pramono (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA - Gelaran SEA Games hanya tinggal menghitung pekan. Namun, dukungan dari pemerintah untuk kontingen yang akan diberangkatkan oleh Indonesia belum begitu terasa. Setidaknya itu yang dikatakan oleh ketua umum PB PABBSI, Djoko Pramono.

Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menggelar kongres dalam rangka memilih ketua umum yang baru, Rabu (9/10). Nantinya, ketum baru tersebut akan memimpin kepengurusan KOI masa bakti 2019-2023.




Baca Juga :
- Resmi! Ini 37 Cabor PON 2020 Papua
- Cuaca Ekstrem, Tim Voli Pantai Indonesia Sudah Biasa




KOI sendiri sebenarnya tidak ingin menggelar kongres pada hari ini. Namun, karena SEA Games sudah dekat, maka kongres akhirnya dimajukan.

KOI berganti kepengurusan di saat SEA Games hanya tinggal 1 bulan lagi tentu akan berdampak pada kesiapan Indonesia jelang pesta olahraga terbesar se-Asia Tenggara itu. Sudah begitu, dukungan dari pemerintah juga belum begitu terasa.


Baca Juga :
- Preview Cina U-23 vs Indonesia U-23, Uji Kekuatan Timnas SEA Games
- Soal Dana Swadaya, CdM SEA Games Minta Cabor Tenang


Hal itulah yang disampaikan oleh ketua umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI), Djoko Pramono. Dirinya membandingkan dukungan pemerintah jelang Asian Games dan saat ini.

"Komitmen pemerintah ini seperti tidak full, seperti di Asian games yang lalu, di mana triliun, triliun, langsung turun," ucap Djoko Pramono.

"Sedangkan SEA Games sekarang, contohnya PABBSI saja, mau berangkat besok buat mengamankan kuota Olimpiade, itu kan dananya belum turun. Kemudian seminggu lagi PABBSI sudah harus berangkat ke Korea Utara untuk merebut kuota. Jadi itu contohnya bahwa komitmennya sudah mulai menurun. Ya memang situasinya saat ini Kemenporanya lagi gak berani komentar," tambahnya.

"Jadi kita ini memang lagi gamang jelang SEA Games ini. Kepengurusan KONI baru, KOI baru, Kemenporanya seperti itu, jadi memang sedang goyah," Djoko Pramono mengakhiri.

SEA Games sendiri akan digelar pada 30 November sampai 11 Desember mendatang. Filipina kali ini mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah