UMUM
Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 Menjadi Tugas Pertama Kepengurusan KOI Baru
09 October 2019 16:51 WIB
berita
Erick Thohir (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA - Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menggelar Kongres. Salah satu agendanya adalah memilih ketua umum yang baru untuk memimpin kepengurusan KOI masa bakti 2019-2023.

Kongres KOI digelar di Hotel Ritz-Carlton, Kuningan, Jakarta, Rabu (9/10). Agenda utama dalam kongres tersebut adalah pemilihan ketua umum dan kepengurusannya.




Baca Juga :
- Resmi! Ini 37 Cabor PON 2020 Papua
- Awalnya Berjalan Tentram, Kongres KOI Bersifat Tertutup dan Sempat Ricuh




Erick Thohir, yang sudah memasuki masa-masa terakhirnya memimpin KOI, membuka kongres dengan menyampaikan beberapa sambutan. Erick juga menyampaikan tugas cukup berat sudah menanti kepengurusan baru.

"Pertama, kita harus bisa mendapatkan bidding Olimpiade 2032. Memang sulit, tapi bukan berarti itu menjadi hal yang sangat memberatkan," ucap Erick Thohir.


Baca Juga :
- Ini Target KOI di Bawah Kepemimpinan Raja Sapta Oktohari
- Harapan Erick Thohir untuk Raja Sapta Oktohari dan Regenerasi KOI


"Itu karena siapapun yang memimpin nantinya memerlukan dukungan dari kita semua, dari pemerintah, dari media dan dari masyarakat olahraga, agar ini benar-benar terjadi, karena ini kan prosesnya nanti cukup panjang," tambahnya.

Sebelumnya, proses bidding tuan rumah Olimpiade 2032 oleh Indonesia cukup berat, karena ada banyak pihak yang ingin pengumuman tuan rumah Olimpiade 2032 harus sesegera mungkin diumumkan. Namun, menurut Erick, ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC) tidak ingin terburu-buru mengumumkan hal tersebut.

"Kemarin Thomas Bach sudah bikin pernyataan positif, di mana awalnya ada keinginan banyak pihak untuk segera mengumumkan Olimpiade 2032 di negara mana."

"Tapi beliau juga akhirnya membuat pernyataan bahwa pengumuman tersebut tidak perlu menjadi hal yang harus disegerakan. berarti kan dengan posisi KOI sekarang dengan adanya ketua umum baru dan dengan juga adanya pemerintahan baru, paling tidak kita punya waktu untuk mempersiapkan diri dengan baik, yang awalnya sempit tenggat waktunya, sekarang kita cukup punya waktu," ucap sosok yang telah menjadi IOC Members ini. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah