TOP FEATURE FOOTBALL
Sepak Bola Bukan Halangan untuk Berdandan dan Mengikuti Fashion bagi Pemain Liga 1 Putri
09 October 2019 15:22 WIB
berita
Pemain Persebaya Putri menyimak arahan pelatih Ridwan Anwar (kanan) dalam suasana santai sambil tertawa/Foto: TopSkor/Noval Luthfianto
LIGA 1 2019 bagi tiga pilar Arema FC Putri, kiper Windi Ayu Puspitasari dan gelandang Resty Dona Rahayu, serta winger Sheva Imut Furyzcha, tidak sekadar tampil di lapangan rumput hijau. Kesempatan emas merumput di liga bak estalase bagi perfoma teknis, termasuk penam.

“Saya bersyukur akhirnya ada Kompetisi Liga 1 2019, sebelumnya serba tidak jelas event yang jadi patokan untuk wadah pemain sepak bola putri dan menembus  timnas Indonesia. Ini kesempatan emas, bagi saya Liga 1 tak ubahnya etalase untuk memperlihatkan semua kemampuan teknis,” ujar gelandang Arema, Resty Dona, Selasa (8/10).




Baca Juga :
- Persipura-Tolikara Putri Juarai Liga 1 Putri 2019 Series 1 Grup B
- Daftar Tim Peserta Kompetisi Liga 1 2019 Putri




“Apalagi pertandingan ada live streaming-nya. Bagi saya pribadi tampil all out tak hanya di lapangan, saya tetap pada kodrat wanita. Tetap berdandan dan fashion itu penting untuk dukung pebampian selalu good looking,”ujar gelandang Arema FC, Resty Dona Rahayu, yang kelahiran 15 Januari 1997 itu.

Sementara itu, lanjutan match day ketiga Liga 1 Putri 2019 Seri 1 Grup B, Rabu (09/10) pagi dan sore, kembali begulir  di Stadion Gelora Brantas, Kota Batu. Pukul 08.00 WIB pagi ini, PSM ditantang Persebaya dan sore harinya pukul 15.30 WIB Persipura Jayapura menghadapi Bali United.


Baca Juga :
-
-


“Kami jelas tak ingin kehilangan poin lagi melawan PSM. Laga pertama melawan Arema FC memang anak-anak dalam situasi sulit. Tapi saaya optimistis kami bangkit dan meraih hasil terbaik lawan PSM Putri,.”ujar pelatih Persebaya Putri, Ridwan Anwar.

“Menghadapi Bali United, target kami hanya satu, tiga poin. Kami optimistis kemenangan akan dipersembahkan. Keyakinan kami itu, tak lepas bahwa lawan terkuat Grup B kami lewati Arema FC Putri 1-0,” ujar pelatih Persipura Putri, Samuel Weya.

Klasemen sementara Grup B, saat ini dipuncaki Persipura Jayapura meraup enam poin, hasil kemenangan atas PSM Makassar 2-0 (05/10) dan atasi Arema FC 1-0 (06/10). Posisi kedua dihuni Arema FC yang pada laga keduanya sudahi Persebaya Surabaya 2-0 (06/10).

Liga 1 Putri  bagi tiga pilar Arema FC Putri, kiper Windi Ayu Puspitasari dan gelandang Resty Dona Rahayu, serta winger Sheva Imut Furyzcha, tak sekadar tampil di lapangan rumput hijau. Kesempatan emas merumput di liga bak etalase bagi perfoma teknis, termasuk tampilan fashion.

Di Sleman, beberapa kapten tim di Grup A yang bertanding di Stadion Maguwoharjo, mengakui bergulirnya Liga 1 Putri ini adalah hal yang sudah lama mereka tunggu. Kapten tim Persija Jakarta, Viny Silvianus mengakui dia dan rekan-rekan pemain  sudah menanti lama untuk kompetisi ini digulirkan.

“Jujur saja saya sudah lama berharap kompetisi Liga 1 Putri dapat digulirkan. Tidak hanya sepak bola pria. Makanya kami begitu semangat untuk bertanding dan berkompetisi,” kata Viny kepada TopSkor, Selasa (8/10).

Dia mengatakan, diputarnya kompetisi sepak bola putri ini tentunya memiliki peran penting nantinya untuk dapat lebih mengasah timnas putri agar bisa bersaing di level internasional. “Potensi kita di sepak bola putri sebenarnya begitu besar. Namun memang jarang terekspos karena didaerah-daerah sangat langka kompetisi,” ia menambahkan.*Noval Luthfianto/Sri Nugroho

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id