news
UMUM
Walau Kalah dari Badral Urayusu, Level Permainan Timnas Futsal Dinilai Meningkat
09 October 2019 11:53 WIB
berita
TImnas futsal dalam laga uji coba di Jepang - TopSkor/Istimewa
TOKYO – Penampilan timnas futsal Indonesia terus meningkat. Itu berdasarkan hasil laga uji coba selama di Jepang. Dari empat laga uji coba yang dicanangkan, tim asuhan Kensuke Takahashi itu telah melakoni tiga pertandingan. Hasilnya sekali menang dan dua kali takluk.

Pada Selasa (8/10) malam waktu Jepang, Syahidansyah Lubis dan kawan-kawan takluk dengan skor 1-4 dari Badral Urayusu. Meski kalah, permainan timnas futsal dinilai lebih matang. Dalam laga ini Takahashi memerintahkan anak asuhnya tampil terbuka dan menekan, walau lawan yang dihadapi punya kemampuan lebih baik.




Baca Juga :
- Reaksi Pelatih Timnas UEA Setelah Dipermalukan Vietnam
- Komentar Park Hang-seo Usai Resmi Perpanjang Kontrak Melatih Timnas Vietnam




“Yang pasti kami sedang dalam proses menaikkan level. Jadi, lawan yang kami hadapi di Jepang semakin ke depan lebih bagus dan kuat. Jadi, apa yang sudah kami perbaiki sudah kami latih itu bisa diterapkan. Dan mereka sudah bisa beradaptasi dengan lawan yang berbeda-beda levelnya,” kata Sayan Karmadi, asisten timnas.

Sebelumnya, timnas futsal menang atas YSCC Yokohama dengan skor 5-1 dan kalah 5-6 dari Fugador Sumida B. Sayan mengungkapkan, Takahashi mengaku sudah mendapatkan komposisi ideal tim. Ia percaya, penampilan tim sepulang dari Negeri Matahari Terbit itu akan menjanjikan.


Baca Juga :
- Walau Jeda Dua Pekan, Arema Tetap Tanpa Delapan Pilar saat Menjamu Persija
- Preview Indonesia U-23 vs Iran U-23, PR dan Target yang Diinginkan Indra Sjafri


Bahkan, Takahashi optimistis Indonesia bisa mengukir prestasi dalam ajang Piala AFF Futsal 2019, akhir Oktober mendatang di Ho Chi Minh, Vietnam. Tanpa bermaksdu menyombongkan diri, Takahashi menyebut level permainan anak-anak Indonesia sudah tak akan kalah dengan Thailand.

“Ya kalau secara proges, banyak progres yang sudah meningkat dan didapat oleh anak-anak. Beberapa hal yang selama ini menjadi masalah sudah mulai agak baik, dari uji coba pertama sampai uji coba terakhir. Mereka bermain jauh lebih baik, dan sudah bisa menikmati permainan,” kata Sayan.

Selanjutnya, timnas futsal akan berlatih tanding dengan Fugador Sumida. Musim ini, Fugador menempati peringkat keempat kompetisi futsal kasta teratas Jepang. Artinya, kualitas Fugador lebih baik dibanding Badral Urayusu, yang saat ini menempati peringkat keempat kompetisi.

Untuk pertandingan ini, Sayan menjelaskan, pola bertahan akan dimatangkan. Namun, bukan berarti sepenuhnya bertahan, melainkan juga menyerang. Dalam konsep permainan Takhashi, Indonesia harus memiliki pertahanan yang ampuh sekaligus punya daya dobrak tinggi.

Instruksinya, pemain diminta bermain cepat dan cermat. Menghadapi tim yang memiliki olah bola mumpuni, cepat, dan kolektif, ketangkasan pemain membaca permainan akan sangat menentukan. Karenanya, komposisi terbaik timnas futsal Indonesia akan ditampilkan dalam laga terakhir tersebut.

“Pematangan hanya pilihan kerangaka tim saja sekarang, dan kami juga sudah menemukan kerangka timnya. Selain itu teknisnya ya kecepatan mereka meresepon lawan, bagaimana cara mereka lebih efektif, kapan ke depan, kapan untuk bisa cepat mencari ruang, jadi detilnya saja sih sekarang,” Sayan menambahkan.* Sumargo Pengestu 

loading...
news
Penulis
Abdul Susila
Pejalan kaki untuk gunung-gunung tropis Indonesia. Mencintai sastra, fanatis timnas Garuda, dan sedang aktif di sepak bola usia dini. Anak pertama dari tiga bersaudara.
news
news