news
LIGA SPANYOL
Dembele Berulah Lagi
08 October 2019 13:25 WIB
berita
asit Mateo Lahoz memberikan kartu merah kepada Ousmane Dembele, Minggu (6/10).-Topskor/ist
BARCELONA – Satu langkah maju, tapi ada dua langkah mundur. Begitulah cara Marca mengambarkan karier Ousmane Dembele bersama FC Barcelona. Sejak gabung pada 25 Agustus 2017, perjalanan penyerang yang dibeli 105 juta euro ini (sekitar Rp1,6 triliun) terus dirundung hal negatif. Termasuk sekarang ini saat Dembele kembali mendapat masalah baru.

Kemenangan Barca menjamu Sevilla FC, Minggu (6/10) atau Senin dini hari WIB, dinodai dengan sikap Dembele. Perilaku penyerang tim nasional Prancis ini di lapangan sedang mendapat sorotan. Ia yang tampil starter mampu menyumbang satu gol, namun kemenangan 4-0 tim tak bisa dirayakannya di lapangan karena ia diusir wasit.




Baca Juga :
- Mo Salah Tumbangkan Jumlah Gol Luis Suarez di Liverpool
- Harmonisasi Griezmann dan Messi Kian Menjanjikan




Gol luar biasa dicetak di babak pertama; Dembele berakselarasi di kiri serangan, mengelabui satu pemain (hingga terjatuh), dan menempatkan bola di antara dua bek lawan untuk menaklukan kiper musuh. Tapi saat laga hendak berakhir, ia diberi kartu kuning kedua, pasca protes perihal kartu merah yang diterima rekannya Ronald Araujo.

“Saya tidak mengerti apa yang dia katakan (ke wasit). Lebih dari apa pun, karena saya pun merasa sulit berbicara dengan Dembele (dalam bahasa Spanyol),” kata pelatih Ernesto Valverde yang membuat tawa di ruang pers, usai laga. Sang entrenador seolah tak habis pikir dengan penyerangnya itu yang selalu berulah.


Baca Juga :
- Aksi Tsunami Democratic Ancam El Clasico
- Misi Lain di Meazza


Sementara menurut laporan pertandingan yang ada, Mateu Lahoz menginfokan bahwa kemarin, Dembele diusir keluar karena mencibir wasit. Penyerang 22 tahun ini dilaporkan mengucap; “Anda sangat buruk (memimpin laga)”. Araujo sendiri dikartu merah langsung oleh Lahoz usai menjatuhkan Javier “Chicharito” Hernandez saat serangan balik Sevilla.

Perilaku eks penyerang Borussia Dortmund ini di lapangan adalah persoalan lainnya, setelah sebelumnya perjalanan di Barca diwarnai kerapuhan fisik dan masalah pribadi. Alih-alih mendapat servis penyerang yang cepat, agresif, dan andal pada kedua kakinya, Los Azulgrana –julukan Barca– pun harus dipusingkan “kisah” negatifnya.

Masalah sudah mengiringi keberadaan Dembele di Camp Nou sejak awal kedatangan. Cedera parah menerpa di musim pertama, sehingga membuatnya nyaris berada di ruang perawatan sepanjang 2017/18. Musim kedua yang harusnya menjadi pembuktian, malah tergeser oleh Philippe Coutinho, dan cedera pun terus membayangi.

Sedang perkara kepribadian, indisipliner pernah dilakukannya dengan terlambat datang latihan hingga dua jam. Pergaulannya jadi masalah dengan tidak beresnya jam tidur hingga pola makan. Ia gemar berkumpul dengan teman-temannya plus berlebihan bermain video game. Saat masuk opsi tukar tambah Neymar Junior, Dembele menolak, tapi musim ini terus berulah; pernah pula tak lapor saat mengalami ketidaknyamanan fisik usai laga.* TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

 

SOROT
Karena sikap terhadap wasit, Dembele bisa saja mendapat sanksi absen lebih dari satu laga. Namun Barca akan memerjuangkan dirinya agar bisa tampil di El Clasico (dua jornada ke depan).

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news