news
LIGA INGGRIS
Catat Quattrick Kekalahan, Pelatih Everton Marco Silva di Ujung Tanduk
07 October 2019 14:39 WIB
berita
Selebrasi gelandang Burnley Jeff Hendrick ke gawang Everton Sabtu (5/10)/Foto: Istimewa
BURNLEY – Everton FC berada pada titik nadir dalam pentas Liga Primer 2019/20. Kekalahan 0-1 dari Burnley FC di Turf Moor, Sabtu (5/10) lalu merupakan yang keempat beruntun dari delapan pertandingan. Akibatnya, Everton kini terpuruk di papan bawah dengan mendekati zona degradasi.

Sekaligus, membuat masa depan Marco Silva terancam. Maklum, pelatih asal Portugal ini belum mampu mewujudkan ekspektasi sejak awal musim. Sebab, manajemen sudah menggelontorkan 107 juta paun atau sekitar Rp1,8 triliun demi mendatangkan sejumlah pemain ternama. Hanya, sejauh ini performa mereka belum menggembirakan.




Baca Juga :
- James-Davis Bawa Lakers Lakoni Start Hebat di NBA
- Sepak Bola Indonesia Dikhianati Para Pemiliknya




Alex Iwobi yang jadi rekrutan termahal hingga 27 juta paun dari Arsenal FC baru mengemas satu gol. Itu pun terjadi sudah lama, 1 September lalu ketika mengalahkan Wolverhampton Wanderers FC 2-1. Sementara, saat menghadapi Burnley, justru Iwobi melewatkan dua peluang mencetak gol meski dalam posisi ideal.

Begitu juga Moise Kean yang didatangkan dari Juventus FC (24 juta paun) tapi belum mampu mengatasi paceklik gol di Liga Primer. Penampilan melempem dari mereka membuat tekanan terhadap Silva kian kencang. Terutama, jika dibandingkan dengan paruh kedua musim lalu ketika Everton seperti benteng mengamuk saat menghadapi The Big Six.


Baca Juga :
- Ketua Umum PSSI Iwan Bule Disarankan Rekrut Sekjen dari KPSN
- LHTS U-13: Kalahkan Kabomania, Astam Kembali ke Jalur Kemenangan


Pasalnya, mereka hanya takluk dari Manchester City FC 0-2, diikuti skor 0-0 saat menjamu Liverpool FC dan Tottenham Hotspur FC 2-2. Namun, Everton meraih kemenangan tanpa kebobolan atas tiga raksasa Inggris lainnya. Yaitu Chelsea FC 2-0, Arsenal 1-0, dan Manchester United FC 4-0.

“Tentu saja. Perjuangan saya sama dengan yang kami lakukan sebelumnya. Pemain tentu tahu yang kami lakukan, tapi memang (tim ini) butuh hasil lebih baik,” kata Silva, sambil menghela napas usai mengambil tempat pada konferensi pers seusai pertandingan.

“Namun, kami sudah bereaksi dengan baik. Kami memiliki periode yang fantastis dan menunjukkan yang kami bisa lakukan. Saya tidak ragu lagi. Memang, fan memiliki hak untuk marah setelah kami tidak mendapat hasil bagus dalam empat pertandingan terakhir. Saya mengerti 100 persen,” Silva, menjelaskan.

Hanya dua kemenangan dari delapan pertandingan dengan sekali imbang dan berujung lima kekalahan jelas jadi alarm bagi karier Silva. Beruntung, setelah ini kompetisi memasuki jeda dua pekan terkait agenda internasional. Dalam periode itu, Silva bisa menyiapkan strategi untuk bangkit. Dimulai dengan menjamu West Ham United FC di Goodison Park, Sabtu (19/10).

“Kami harus bekerja lebih keras lagi, berani, dan klinis. Kepercayaan diri bukanlah yang terbaik saat ini. Namun, dengan hasil itu akan membuat tim lebih berkembang. Kami harus bersatu untuk mengubah hasil buruk ini saat menghadapi West Ham. Duel itu harus kami menangkan,” ujar Silva, optimistis.*Choirul Huda

 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news