news
LIGA INGGRIS
Catat Rekor Sempurna dalam Delapan Pekan, Liverpool Dibayangi Kegagalan Musim 1990/91
07 October 2019 17:31 WIB
berita
Penyerang Liverpool Sadio Mane sujud syukur usai membobol gawang Leicester City Sabtu (5/10)/Foto: TopSkor/AFP
LIVERPOOL – Liverpool FC belum tertahankan pada Liga Primer 2019/20. Teranyar, skuat asuhan Juergen Klopp itu mengalahkan Leicester City FC 2-1 di Anfield, Sabtu (5/10). Sadio Mane jadi protagonis berkat golnya menit ke-40, diikuti penalti James Milner (90). Sedangkan tim tamu memperkecil skor lewat James Maddison (80).

Kemenangan itu merupakan yang kedelapan secara beruntun bagi The Reds. Sekaligus, menjaga rekor impresif mereka musim ini Torehan ini juga mengulangi prestasi mereka musim 1990/91 dengan status sebagai juara bertahan. Selain Liverpool, ada lima klub lagi yang mengukir delapan kemenangan beruntun pada awal kompetisi.




Baca Juga :
- Meski Catat Delapan Kemenangan Beruntun, Leicester Tidak Anggap Enteng Norwich
- The Blues Sodorkan Giroud demi Zaha




Namun, hanya dua yang berujung juara. Itu dicapai Tottenham Hotspur FC pada 1960/61 dan Chelsea FC (2005/06). Sedangkan pada 1990/91, Liverpool hanya finis urutan kedua di bawah Arsenal FC. Mereka gagal mempertahankan gelar yang direbut musim sebelumnya. Sejak saat itu, The Reds mengalami paceklik juara di Liga Primer.

Patut ditunggu konsistensi Mohamed Salah dan kawan-kawan pada musim ini. Jika konsisten, mereka punya kans mengakhiri paceklik gelar dalam tiga dekade tersebut. Saat ini, The Reds sudah berada di jalur yang tepat. Tinggal bagaimana mempertahankan tren impresif ini.


Baca Juga :
- Inggris Raya Menguasai Eropa
- The Blues Cari Suksesor Hazard


Bisa dipahami mengingat konsentrasi mereka terpecah karena harus tampil dalam empat kompetisi berbeda. Belum lagi Desember mendatang harus mengikuti Piala Dunia Klub 2019. Setelah ini, Liga Primer memasuki jeda dua pekan terkait agenda internasional. Namun, Liverpool sudah ditunggu rival terberatnya, Manchester United FC di Old Trafford, Minggu (24/10).

Setelah Setan Merah, berlanjut menyatroni markas KRC Genk pada matchday ketiga Grup E Liga Champions (23 Oktober), diikuti menjamu Tottenham pada pekan kesembilan Liga Primer (27 Oktober). Arsenal jadi penutup rangkaian panjang Liverpool sepanjang bulan ini dengan bentrok pada babak keempat Piala Liga di Anfield (29 Oktober).

Panggung Mane
Di sisi lain, kemenangan atas Leicester memberi panggung untuk Mane. Penyerang sayap 27 tahun ini masuk buku rekor Liverpool sebagai pemain tercepat yang mencetak 50 gol. Mane menempati urutan keenam karena sukses melakukannya dalam laga ke-100. Di antara daftar yang berisi 10 pemain itu, tiga di antaranya masih aktif.

Selain Mane, ada dua rekannya yang lebih dulu mencatatkan namanya. Roberto Firmino pada urutan kedelapan dengan mengemas 50 gol dalam 141 laga Liga Primer. Sementara, posisi puncak dicatat Mohamed Salah karena melakukannya hanya dalam 69 pertandingan April lalu yang menggeser rekor Fernando Torres sejak 2009 (72 laga).

Ketiganya pun jadi penyumbang gol terbanyak untuk Liverpool dalam Liga Primer musim ini. Mane sudah lima kali merobek gawang lawan diikuti Salah (empat), dan Firmino (tiga). Kontribusi mereka mencapai 12 gol alias 60 persen dari total 20 gol Liverpool. Enam lainnya dicetak pemain berbeda dan dua lagi berkat gol bunuh diri lawan.*Choirul Huda

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news