news
INFOGRAFIS
Misi Sulit Dovizioso di GP Thailand
05 October 2019 16:45 WIB
berita
BURIRAM – Pembalap Mission Winnow Ducati Andrea Dovizioso harus berjuang untuk finis di depan Marc Marquez pada putaran ke-15 MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Buriram, Thailand, Minggu (6/10). Ini karena ia tak lebih cepat dari rider Repsol Honda itu pada Latihan Bebas (FP) 1 dan 2, Jumat (4/10).

Melakoni FP1, Dovizioso jadi yang tercepat keempat dengan 1 menit 31,205 detik atau berjarak 0,018 detik dari Marquez yang ada di urutan ketiga. Pada FP2, ia hanya mampu menempati posisi kedelapan. Pria asal Italia itu berjarak 0,136 detik dari Marquez yang ada di posisi keenam dengan 1 menit 30,891 detik.




Baca Juga :
- Dovi: Marquez Itu Selain Cepat, Juga Cerdik
- Perkembangan Marquez dalam 2 Musim Terakhir Itu Menyakitkan




Padahal, Dovizioso bertekad menunda perayaan gelar Marquez dengan finis di atas rivalnya tersebut dalam Grand Prix (GP) Thailand. Tapi, ia sadar hal tersebut sulit dilakukan karena RC213V mengalami banyak peningkatan. Meski begitu, Dovizioso yakin banyak hal bisa terjadi sepanjang balapan.

“Kami sudah mencoba memperbaiki situasi ini agar motor lebih kencang karena saat ini kami tak mampu bertarung untuk podium. Kami ada di posisi kedua dan berhasil membangun momen bagus di GP Aragon. Tapi, itu tak cukup karena ada jarak besar dengan Marc,” kata Dovizioso seperti dilansir Crash.net.


Baca Juga :
- Yamaha Wajib Bangkit di GP Thailand
- Espargaro Yakin Fit di GP Thailand


Insiden yang dialami Dovizioso diingat sebagai kenangan pahit hingga makin sulit mengejar Marquez. “Kami mengeluarkan kemampuan terbaik seperti yang lain. Faktanya, setelah Barcelona, Marc membuat langkah maju dan selalu bertarung di barisan terdepan. Jaraknya selalu tipis ketika dia finis kedua,” ujarnya.

Selain harus finis di depan Marquez, Dovizioso juga menghadapi para pembalap Yamaha yang tampil menjanjikan selama latihan bebas. Rider tim satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, berhasil menjadi yang tercepat pada FP2. Itu membuatnya yakin dapat meraih hasil terbaik di Thailand, akhir pekan ini.

“Saya sudah 20 kali melihat tayangan ulang balapan (MotoGP) di sini, juga bermain video gim. Jadi, setidaknya, saya sudah siap untuk tampil di sini (Buriram) meski tahun lalu tak berlomba. Ini bukan trek yang mudah dan kami harus tetap fokus  sepanjang akhir pekan ini,” kata Quartararo soal peluang di putaran ke-15.

Pria asal Prancis itu juga mengatakan bahwa YZR-M1 mengalami sedikit peningkatan. “Sektor pertama dan kedua memang cukup sulit tapi untuk ketiga dan keempat, mudah karena ada banyak tikungan yang jadi kekuatan Yamaha. Saya senang tim memberi motor bagus. Bahkan, di sektor lurus,” ia menambahkan.

Tak hanya Dovizioso dan Quartararo, Marquez yang diunggulkan juga harus berjuang lebih keras di Thailand. Pasalnya, ia mengalami insiden pada FP1 yang membuatnya dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Marquez terlihat kesakitan sambil memegangi bahu dan kaki kiri. Maklum, ini bukan kali pertama.

Meski begitu, Marquez dinyatakan layak untuk melanjutkan rangkaian GP Thailand. Pembalap asal Spanyol itu pun memutuskan turun dalam FP2 dan menempati posisi keenam. Namun, kaki kirinya belum bisa berjalan normal. Marquez juga sesekali terlihat menggerakan tangan kiri untuk meredam rasa sakit.

“Marc mengalami insiden besar, untungnya baik-baik saja. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan menyeluruh. Setelah dilakukan pemindaian, segalanya terlihat baik. Memang ada memar di punggung dan kaki tapi tak parah. Kami bisa melanjutkan rencana,” kata Prinsipal Honda Alberto Puig.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati
news
news