news
LIGA ITALIA
Roma Sangat Membutuhkan Dzeko
06 October 2019 12:56 WIB
berita
Striker Edin Dzeko siap bela AS Roma lawan Cagliari, setelah disimpan di laga sebelumnya.-Topskor.id/istimewa-
ROMA – Tak bisa dipungkiri bahwa peran Edin Dzeko sangat vital bagi AS Roma. Ketika striker asal Bosnia & Herzegovina itu berada di lapangan, serangan tim jadi lebih hidup dan berbahaya. Lihat saja saat I Giallorossi tertahan imbang dalam duel Liga Europa di kandang Wolfsberger AC, tengah pekan kemarin. Tanpa Dzeko, pasukan Paulo Fonseca hanya mampu melesakkan satu gol meski ada banyak peluang.

Jadi, sudah sewajarnya bila penyerang 33 tahun itu kembali ke susunan starter kala menjamu Cagliari Calcio di Stadio Olimpico, Minggu (6/10). Produktivitasnya dibutuhkan, terutama bila mengingat bagaimana Roma memenangkan 10 dari 12 laga ketika Dzeko mencetak gol. Musim ini, kontribusi sang nomor 9 juga tak terbantah: terlibat dalam 7 gol di 7 pertandingan antara Seri A dan Liga Europa (5 gol, 2 assist).




Baca Juga :
- Staf Conte Bongkar Rahasia Dapur Inter
- Ini Saran Prandelli untuk Ibrahimovic




Dzeko akan mengambil alih tempat Nikola Kalinic, yang tampil kurang memuaskan dalam lawatan ke Austria, Kamis kemarin. Bukan hanya itu, dia mungkin akan memulai pertandingan dengan ban kapten melingkar di lengan. Ini karena kondisi Alessandro Florenzi masih meragukan karena menderita demam sejak beberapa hari terakhir. Jika Florenzi benar absen, maka tanggung jawab Dzeko akan berlipat: sebagai pencetak gol dan pemimpin tim.

Dzeko adalah satu dari sekian pilar utama I Giallorossi yang siap merumput kembali pasca disimpan dalam duel Liga Europa. Pau Lopez akan menghuni bawah mistar menggantikan Antonio Mirante, sedangkan Aleksandar Kolarov juga bermain lagi di sisi kiri pertahanan. Demi memperkuat pertahanan, palang pintu asal Inggris Chris Smalling bakal kembali berduet dengan Federico Fazio di kotak penalti Roma.


Baca Juga :
- Roma Ingin Panen Keuntungan dari Tabungannya
- Paqueta Cocok dengan Mekanisme Pioli


Yang sedikit rumit adalah situasi lini tengah. Ini menyusul cedera parah yang dialami Lorenzo Pellegrini dan Henrikh Mkhitaryan. Pellegrini adalah trequartista kepercayaan Fonseca, sudah menghasilkan 4 assist dalam enam pertandingan Seri A, sedangkan Mkhi impresif sejak datang dari Arsenal FC, menyumbang satu gol dan satu assist. Bukan tugas mudah menggantikan mereka, tapi keputusan harus diambil. Mungkin mempertahankan Javier Pastore di belakang striker atau menggeser Nicolo Zaniolo.

Roma harus bisa membentuk formasi gelandang yang solid karena lawan mereka juga memiliki sederet centrocampista berkualitas. Faktanya, inilah salah satu alasan mengapa Cagliari mengawali Seri A musim ini dengan mengesankan. Dimulai dari eks ikon Olimpico Radja Nainggolan, didukung Nahitan Nandez, Marko Rog, dan sosok berpengalaman macam Luca Cigarini. Roma harus menghentikan aliran kreativitas lawan menuju duet Joao Pedro dan Giovanni Simeone.

“Akan jadi pertandingan yang menyenangkan. Roma punya arti besar dalam karier saya. Semoga publik Olimpico tak menyoraki saya saat kembali ke sana,” ujar Nainggolan. “Jika tidak dijual, mungkin saya akan pensiun di Roma. Namun, sepak bola tak bisa ditebak. Terkadang, lebih baik berada di tempat Anda merasa dihragai.”* Dari berbagai sumber

loading...
X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news