news
LIGA 1
Jadwal Baru Mepet Laga Timnas, Persebaya dan Borneo FC Sama-sama Merasa Dirugikan
04 October 2019 10:20 WIB
berita
Pelatih Persebaya Wolfgang Pikal (tengah) saat memimpin latihan beberapa waktu lalu/Foto: M Bahrul Marzuki
SURABAYA – Laga Persebaya Surabaya melawan Borneo FC yang sedianya dijadwalkan Rabu (2/10) lalu ditunda. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 2019 mengeluarkan jadwal baru Persebaya melawan Borneo FC pada Jumat (11/10) di Stadion Gelora Bung Tomo.

Yang disayangkan, jadwal pertandingan tersebut sangat mepet dengan jadwal pertandingan timnas Indonesia. Seperti diketahui, timnas Indonesia dijadwalkan melawan Vietnam pada Kamis (10/10) atau satu hari sebelum pertandingan Persebaya lawan Borneo FC.




Baca Juga :
- Menjamu PSM dalam Laga Usiran di Balikpapan, Persebaya Bisa Diperkuat David Da Silva dan Irfan Jaya
- Marko Simic Ungkap Perasaan Cetak 4 Gol Saat Persija Bungkam Borneo FC




Keluarnya jadwal tersebut dianggap sangat merugikan kedua tim. Sebab, dari kubu Persebaya maupun Borneo FC sama-sama memberikan kontribusi pemain ke Tim Merah Putih asuhan pelatih Simon McMenemy itu.

“Benar, kami baru mendapat surat terkait penundaan dan penjadwalan ulang pertandingan melawan Persebaya. Kompetisi seharusnya tidak dimainkan dalam rentang waktu tersebut. Bahkan, sudah harus diliburkan sepekan sebelumnya, karena banyak pemain klub dipanggil membela timnas,” kata manajer Borneo FC Dandri Dauri, Kamis (3/10).


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Senin 11 November
- Sudah Empat Kali Bertemu Selama 2019, Persija Kudu Waspada Semangat Revans Borneo FC


Borneo FC sendiri dipastikan tidak akan diperkuat Lerby Eliandri. Striker yang sudah mencetak delapan gol untuk Pesut Etam tersebut mendapat panggilan dari McMenemy untuk berangkat ke Uni Emirat Arab dan Vietnam.

"Apa boleh buat. Mau tidak mau kami harus mengikuti jadwal ini. Borneo FC dan Persebaya harus bermain di saat klub lainnya sedang libur," kata Dandri, kesal. Senada, pelatih Persebaya Wolfgang Pikal juga merasa timnya dirugikan atas keluarnya jadwal yang hampir berbarengan dengan laga timnas tersebut.

"Saya sebetulnya pikir lebih bagus liga berhenti waktu timnas main. Soalnya biasanya klubnya yang rugi. Sudah keluarin duit untuk dapat pemain bagus, tapi enggak bisa mewakili tim," ujar Pikal ditemui seusai melatih Persebaya di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (3/10).

Pikal berkata demikian karena ada lima pemainnya yang mendapatkan panggilan timnas. Di level senior ada bek Otavio Dutra dan pemain sayap Hansamu Yama Pranta. Sementara untuk timnas U-23 ada Rachmat Irianto dan Osvaldo Haay. Terakhir, untuk timnas U-19 terdapat nama M. Supriadi.

Dengan banyaknya pemain yang dipanggil timnas itu, Pikal mengaku harus memutar otak mulai saat ini. "Kami terpaksa memakai pemain yang kami punya saat ini. Optimalkan pemain yang ada, tidak ada alasan," pelatih asal Austria ini menegaskan.

Soal adanya kabar Persebaya bakal bermain tanggal 11 Oktober mendatang melawan Borneo FC, Pikal mengatakan sudah mengetahui hal tersebut. "Iya, kabarnya seperti itu," ujar Pikal, tanpa mengomentari lebih lanjut.*M. Bahrul Marzuki

 

 

 

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news