news
LIGA ITALIA
Insigne Dicoret karena Tumpul
04 October 2019 14:33 WIB
berita
Relasi winger Napoli Lorenzo Insigne dan pelatihnya Carlo Ancelotti dikabarkan retak.-Topskor.id/istimewa-
GENK – Ketika melihat Lorenzo Insigne hanya duduk di bangku cadangan saat SSC Napoli menghadapi Brescia Calcio di Seri A, akhir pekan kemarin, pertimbangannya pasti antisipasi duel Liga Champions di markas KRC Genk, Rabu (2/10) malam. Namun, saat penyerang internasional Italia itu juga tak merumput bersama rekan-rekannya di Luminus Arena, pertanyaan besar pun muncul: ada apa dengan Insigne?

Perkiraan sebelumnya, bahwa Insigne akan bermain melawan Genk, sebenarnya tidak salah. Dia ikut terbang ke Belgia, bahkan diyakini akan tampil sejak menit pertama. Namun, beberapa saat jelang kick off, tersiar kabar mengejutkan bahwa Insigne dicoret dari skuat Napoli. Jangankan menginjak lapangan, duduk di bangku cadangan pun tidak. Sang kapten hanya menyaksikan laga dari tribune stadion.




Baca Juga :
- Napoli Makin Runyam
- Skuat Ancelotti Memberontak




Tak heran bila ekspresi Lorenzo sangat muram ketika turun dari bus tim menuju ruang ganti. Dia tak habis pikir kenapa tak diberi kesempatan, padahal secara fisik tak mengalami masalah. Apalagi setelah tidak bermain versus Brescia, tentu saja kondisinya kini sangat bugar. Namun, pelatih Acarlo Ancelotti berpendapat lain. Dia melihat Insigne kurang tajam selama sesi latihan, memutuskan pencoretan karena sang pemain tak siap turun ke lapangan.

“Ini tak perlu dibesar-besarkan. Saya hanya mengambil keputusan sesuai apa yang saya lihat. Lorenzo tak berada di level yang memuaskan, jadi lebih baik disimpan untuk pertandingan berikutnya,” ujar Ancelotti. Langkah sang pelatih mendapat dukungan dari klub, dengan Direktur Olahraga Cristiano Giuntoli menegaskan tak ada kesalahpahaman. “Insigne menerimanya dengan baik, skuat kami besar jadi harus ada yang berkorban,” katanya.


Baca Juga :
- Krisis Internal di Napoli, Ancelotti Mundur atau Dipecat
- Penyerang Genk Bawa Ancaman untuk Liverpool


Sejak awal musim, perkembangan Insigne memang mendapat pengawasan ketat. Dia mampu membuka kompetisi lewat dua gol dan dua assist melawan ACF Fiorentina, namun sepekan kemudian melempem di kandang Juventus FC. Yang memicu kekecewaan Ancelotti saat itu adalah sikap Insigne menyembunyikan masalah kebugarannya dari tim medis. Dia merasakan nyeri otot selama pemanasan di Turin, tapi tetap memaksa bermain. Akibatnya performa tim jadi kurang maksimal dan kalah.

Sekarang, tergantung bagaimana Insigne dan Ancelotti membicarakan ini di Castel Volturno. Juga dituntut keseriusan sang pemain dalam mempersiapkan diri. Tak diragukan, Insigne adalah penyerang berkualitas, tapi dia juga perlu lebih terbuka terhadap rekan dan pelatih. Seharusnya, dengan kerja keras dan determinasi, dia akan kembali ke susunan starter saat berkunjung ke markas Torino FC, Minggu (6/10).

Yang lebih beruntung saat ini adalah Dries Mertens. Sempat kehilangan tempat, penyerang asal Belgia itu kembali dipercaya Ancelotti sebagai mesin gol utama Napoli. Namun, ada satu yang masih mengganjal Mertens: pembaruan kontrak yang bakal habis tahun depan. “Saya ingin bertahan, tapi jika klub tak memberi tawaran, saya tak bisa memastikan,” katanya.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita
news
news