news
LIGA CHAMPIONS
Pochettino Terpukul, Dia Kehabisan Kata-kata Jelaskan Kekalahan Memalukan Tottenham
02 October 2019 10:47 WIB
berita
Bos Spurs Mauricio Pochettino frustrasi dan sangat malu dengan kekalahan di kandang sendiri
LONDON - Sulit untuk dipercaya. Tottenham Hotspur diobok-obok Bayern Muenchen 7-2. Finalis Liga Champions itu pun dalam ancaman di Eropa. 

Bos Spurs Mauricio Pochettino paling terpukul. Dia frustrasi dan sangat malu dengan kekalahan di kandang sendiri itu, Rabu (2/10) dini hari. Dia mengklaim para pemainnya menyerah setelah kebobolan hanya beberapa gol.




Baca Juga :
- Buruknya Performa Dortmund Ternyata Disebabkan Hal-hal Ini
- Dier: Saya Terus Jatuh Sakit karena Usus Buntu




“Perasaan pada akhirnya, ketika kami kebobolan tiga gol, rasanya seperti tim lelah dan menyerah sedikit,” ungkap Pochettino.

Pochettino tak mampu menjelaskan kekalahan memalukan yang sekaligus jadi rekor buruk The Lilywhites tersebut. Pochettino tak dapat menganalisis kesalahan yang dilakukan Hugo Lloris dkk. Dia hanya mampu mengungkapkan rasa kecewa dan pujian atas performa apik sang tamu.


Baca Juga :
- Klub Bundesliga Ini Masih Sulit Dilengserkan
- Flick Lewati Ujian Awal di Muenchen dengan Fantastis


“Mungkin itu menunjukkan sedikit frustrasi kami dalam permainan karena sampai 83 menit tim masih hidup, kami berjuang, mencoba menciptakan peluang untuk mencetak gol ketiga dan kami masih dalam permainan. Tetapi mereka sangat klinis," paparnya.

“Tentu saja kami sangat kecewa. Saya tidak bisa mengatakan hal lain selain saya merasa sangat kecewa. Saya merasa sangat buruk karena ketika Anda kebobolan tujuh gol itu sulit, tetapi Anda perlu menghadapi situasi seperti ini."

Pria sal Argentina itu menambahkan, “Mereka begitu kejam. Setelah mencetak gol dari penalti, kami punya kesempatan membuat gol ketiga. namun, dari menit ke-83 hingga 88, kami kebobolan tiga gol lagi.”

“Ketika Anda bermain di final Liga Champions, menyenangkan untuk memasang wajah Anda setelah kemenangan yang kami miliki di Manchester City dan Ajax. Sekarang saya harus mengangkat wajah yang sama dan menerima bahwa kami tidak sebagus yang kami harapkan.”

news
Penulis
Suryansyah
news
news