news
INFOGRAFIS
PSM Kehilangan 10 Pilar, Kans Arema Sodok Empat Besar
02 October 2019 10:01 WIB
berita
Gelandang produktif Arema Makan Konate bakal mengancam gawang PSM sore nanti/Foto: Ady Sesotya
MALANG – Target lolos ke kompetisi level Asia musim depan semakin dekat bagi Arema FC. Menghuni posisi kelima klasemen sementara Liga 1 2019 dengan torehan nilai 30, Singo Edan kian mendekati tiga tim di atasnya, yakni Tira Persikabo, Madura United, dan Borneo FC yang berselisih tiga hingga enam poin saja.

Jika menang atas PSM Makassar Rabu (2/10) malam nanti di Stadion Kanjuruhan, sudah cukup bagi Makan Konate dan kawan-kawan aman bercokol di papan atas klasemen Liga 1. Tepatnya peringkat keempat meski memiliki nilai sama dengan Borneo FC, yakni 33.




Baca Juga :
- PSM Menang Telak Atas Persipura
- Pelatih PSM Kagum dengan Pencapaian Persipura




“Kami tidak peduli kondisi PSM saat ini, hal tersebut bukan fokus perhatian Arema. Kami hanya memikirkan tiga poin dan tidak ada tawar menawar,” ujar pelatih Arema Milomir Seslija, Selasa (1/10) di Malang. Ia pun tidak mempermasalahkan lima pemainnya absen, yakni Ahmad Alfarizi, Arthur Cunha, M. Rafli, Dendi Santoso, dan Hanif Sjahbandi.

“Kami masih ada Ikhfanul, Rifaldi, Takafumi Akahoshi, dan Nasir. Tidak mudah memang, PSM tim bagus. Meski tidak lengkap, kami tetap harus lebih kerja keras. Kunci kalahkan PSM, pemain saya minta ajak lawan bermain cepat dan harus bisa cetak gol lebih cepat agar memenangkan pertandingan,” Seslija menegaskan.


Baca Juga :
- Walau Jeda Dua Pekan, Arema Tetap Tanpa Delapan Pilar saat Menjamu Persija
- Bobotoh Bergemuruh Menyambut Kemenangan Persib atas Arema


Dalam laga nanti kubu Juku Eja harus kehilangan 10 pilar. Mereka adalah Marc Klok, Asnawi Mangkualam, dua kiper utama Rivky Mokodompit dan Hery Prasetyo, kemudian Bayu Gatra, Abdul Rahman, Firza Andika, Guy Junior, Wiljan Pluim, dan Amido Balde.

Ditambah rekor buruk sembilan laga tandang PSM tidak pernah menang. Bahkan 16 tahun terakhir di Malang selalu jadi kuburan bagi mereka. Lima kali kalah dan tiga kali imbang.  “Saya berharap PSM main normal, tidak parkir bus atau parkir kereta api. Kami lebih suka lawan bermain menyerang, itu membuat kami bisa tampil menggila,” ujar Seslija.

Namun, Milo, sapaannya, mengaku akan kesulitan jika lawan menerapkan permainan bertahan total. "Untuk tiga poin, kami tampil menekan dan terus menyerang untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya,” ujar Seslija.

Laga ini rencananya akan dipimpin wasit Thoriq M Alkatiri dibantu asisten wasit Bangbang Syamsudar dan I Gede Slamet Raharjo. Juga wasit cadangan Adi Riyanto, dan Matchcomm I Made Witarka.

Sementara itu pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic menegaskan laga di Stadion Kanjuruhan, Malang akan berjalan sulit bagi timnya dengan recovery minim dan tanpa 10 pilarnya. Menurutnya, timnya akan bermain normal dan minimal bisa mencuri satu poin.

 “Ini laga paling sulit bagi kami dalam kompetisi Liga 1 2019, sebab situasi tim tidak bagus. Ada 10 pemain kami absen. Dalam beberapa periode, pemain kami minimal tiga kali absen dan itu standar," Kalezic menegaskan.

Melawan Arema, Kalezic berjanji timnya akan main normal. ‘”Untuk apa bertahan total? Sebab kami juga ingin bisa ambil minimal satu poin di Malang. Dengan absennya banyak pemain, mungkin kami akan ke Malang dengan formasi ideal 4-2-3-1 atau bisa menjadi 4-4-2,” katanya.

“Saya sangat percaya pertandingan nanti tetap akan bagus, meski juga berat bagi kami. Tapi tim kami dengan kondisi yang ada sudah sangat siap. Pemain akan menunjukkan bahwa mereka lapar untuk memainkan pertandingan bagus," Kalezic, menegaskan.*Noval Luthfianto

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news