news
LIGA 1
Kandang Singo Edan Kurang Bersahabat bagi PSM
01 October 2019 15:21 WIB
berita
MALANG - Dalam 16 tahun terakhir, Malang bukan tempat yang bersahabat bagi PSM Makassar. Enam kali kali kalah dan lima kali memetik hasil imbang dalam 12 laga melawan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, menjadi catatan tim Juku Eja.

Situasi semakin parah setelah tim asuhan Darije Kalezic itu juga bertandang ke bumi Arema dengan kekuatan timnas, Rabu (2/10) besok. Tim Juku Eja timpang ditinggal sederet pilarnya.




Baca Juga :
- Darije Kalezic Berpisah dengan PSM
- Persaingan Liga 1 2019 Sudah Selesai, 7 Tim Belum Pernah Tersentuh Degradasi




Kapten tim mereka Wiljan Pluim terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Kemudian Guy Junior, Bayu Gatra, Amido Balde, Rivky Mokodompit, Hery Prasetyo masih dibalut cedera. Bahkan Marc Klok dan Abdul Rahman belum 100 persen pulih meski masih bisa dipaksakan untuk turun. Dua pemain muda PSM: Firza Andika dan Asnawi Mangkualam juga dipanggil timnas U-23.

“Luar biasa begitu banyak pemain kami absen, ini juga bukan kali pertama kali bagi kami alami kondisi sulit ini. Saya berharap Marc Klok bisa kembali bermain, dan saya agak lega karena Ferdinand Sinaga dan Rizky Pellu tak dipanggil timnas senior,” ucap Kalezic.


Baca Juga :
- Ditarik Juara Liga Malaysia, Eks Pelatih Fisik Timnas U-19 Tidak Sulit Beradaptasi di Kota Sabah
- Jika Serius, Luis Milla Minta PSSI Kirim Surat Resmi


Melawan Arema, tentu PSM harus memaksimalkan pemain yang ada. Kiper senior: Rivky Mokodompit dan Hery Prasetyo yang masih dibekap cedera akan digantikan penjaga gawang muda: Reza Pratama dan Hilman Syah. “Untuk Marc Klok dan Abdul Rahman, kami lihat perkembangannya, mudah-mudahan keduanya bisa pulih,” ucap Kalezic.

Meski begitu, mantan pelatih Roda JC Kerkrade itu tetap optimistis untuk memburu kemenangan perdana dalam laga tandang. Maklum, dari sembilan pertandingan di luar kandang, Pasukan Ramang tak pernah meraih kemenangan.

“Lawan Arema, saya pikir pertandingan akan tetap berjalan ketat, meski kami memainkan skuat tidak lengkap. Tapi saya kira ini kesempatan kami untuk memenangkan pertandingan away lawan Arema dan PSM tetap sangat siap. Kami sudah analisis kekuatan Arema,” ujar Kalezic.

Kondisi tuan rumah sendiri sejatinya kurang lebih sama seperti yang dialami PSM. Tim Singo Edan kemungkinan besar juga dipaksa masih memarkir tiga pemainnya yang belum fit 100 persen dari cedera kakinya, yaitu Dedik Setiawan, Johan Ahmad Alfarizi, dan Arthur Cunha. Belum lagi Muhammaf Rafli yang bergabung TC timnas Indonesia U-23 dan dua pemain: Dendi Santoso serta Hanif Sjahbandi ke timnas senior.

“Tapi saya juga berharap, setelah laga lawan Persib ditunda, ada waktu tambahan untuk Dedik, Alfarizi, dan Cunha membaik. Mudah-mudahan mereka juga bisa main lawan PSM,” ucap pelatih Arema Milomir Seslija.

Menghadapi PSM, Milomir menginginkan tim asuhannya kembali meng-install ulang performa ciamik ketika menjuarai Piala Presiden 2019. Menurutnya, performa timnya saat ini persis sama ketika merebut juara pramusim itu. Pola compact offence, compact defence, dan compact transition diyakini akan kembali menjadi warna permainan timnya  menjamu PSM.

“Saya lihat tim dalam kondisi grafik bagus, ada sembilan laga kandang kami tidak kalah, ini situasi bagus. Kami telah kembali ke karakter tim sesungguhnya. Lawan PSM, tidak ada alasan untuk ambil tiga poin,” kata Milomir.***NOVAL LUTHFIANTO 

 

loading...
R
Penulis
Rizki Haerullah
news
news