news
LIGA 2
Derbi Andalas Liga 2 Berpotensi Main Mata
01 October 2019 09:07 WIB
berita
Pemain sayap Sriwijaya FC Yohanis Nabar siap mendobrak pertahanan PSMS dalam laga nanti/Foto: Agustian Pratama
PALEMBANG – Pekan ke-20 Wilayah Barat Liga 2 2019 menyajikan Derbi Andalas Sriwijaya FC (SFC) menjamu PSMS Medan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Selasa (1/10). PSMS masih berjuang mengumpulkan poin untuk masuk delapan besar, sementara satu kaki SFC sudah berada di delapan besar.

Pelatih PSMS Jafri Sastrak berharap Laskar Wong Kito berbaik hati berbagi poin, sedangkan SFC menepis isu akan memberi PSMS poin. Pihak SFC menjamin tidak akan ada main mata. Apalagi lima laga kandang terakhir Ahmad Ihwan dan kawan-kawan belum pernah kecurian poin.




Baca Juga :
- Laga PSMS vs Martapura FC Sore Nanti Jadi Penentu Nasib Kedua Tim
- Update Klasemen Babak 8 Besar Liga 2 2019, Rabu Malam




Namun, laga bertajuk derbi biasanya berlangsung sengit. Pada putaran pertama 1 Agustus lalu, Ayam Kinantan tercuri satu poin oleh SFC di Stadion Teladan Medan dengan skor 1-1. Dan kali ini, PSMS punya misi mengambil poin yang tercuri.

"Melawan SFC adalah partai krusial kami, mudah-mudahan SFC berbaik hati menurunkan pemain cadangan besok (hari ini) melawan kami. Seperti saat mereka melawan Persiraja Banda Aceh terakhir di Aceh," kata Jafri, setengah bercanda dalam sesi pre match conference Senin (30/9).


Baca Juga :
- Peluang Menang Mitra Kukar Buyar Karena Penalti Sriwijaya FC
- Jadwal Siaran Langsung Babak 8 Besar Liga 2 2019 Grup X, Rabu 13 November


Jafri sendiri tidak yakin tuan rumah akan menyimpan lagi pemain intinya. Tapi skenario ini bisa saja terjadi jika SFC ingin menyimpan tenaga untuk delapan besar. "Saya berharap pemain kami tidak kaku dalam bermain, dan tidak menganggap melawan SFC laga yang menakutkan," ucap dia.

PSMS menyisakan empat laga lagi untuk dimaksimalkan, dua kandang dan dua tandang. Legimin Raharjo dan kawan-kawan tidak nyaman dengan posisinya saat ini, dan akan bekerja keras menyelesaikan sisa pertandingan secara maksimal.

"Kami tidak ingin berada di posisi sekarang ini. Saya meyakinkan kepada pemain bahwa sepak bola tidak bisa dihitung dengan matematika. Terpenting berjuang dulu, disiplin, dan fokus dari menit ke menit. Mudah-mudahan kami dapat memanfaatkan setiap pertandingan dengan sebaik mungkin," kata Jafri.

Sementara itu pelatih SFC Kas Hartadi menepis isu timnya akan berbagi poin dengan PSMS, dan memastikan akan bermain full team. "Dua pemain kami yang cedera Zulkifli Syukur dan Bobby Satria sudah pulih dan bisa dimainkan. Target kami menang, yang bilang kami akan mengalah itu gosip saja," Kas menegaskan.

Menurut Kas, meski ada yang beranggapan SFC kemungkinan besar lolos ke fase selanjutnya, dirinya tetap menilai tiga pertandingan sisa adalah partai final. Termasuk melawan PSMS.

"Kami tetap harus fokus dan konsentrasi melawan PSMS,  saya melihat progres PSMS cukup bagus setelah merombak tim pada putaran kedua. Kami harus meraih tiga poin agar lebih mulus ke babak delapan besar," ujar dia. Kas berharap, dua laga kandang sisa, melawan PSMS dan Bandung United disapu bersih dengan kemenangan.*Agustian Pratama

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news