news
FORMULA 1
Mercedes Tunjukkan Jati Diri Lagi
30 September 2019 16:26 WIB
berita
SOCHI – Mercedes AMG Petronas berhasil memutus dominasi Scuderia Ferrari Mission Winnow. Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas menjejak podium pertama dan kedua pada putaran ke-16 Formula 1 (F1) 2019 di Sirkuit Sochi, Rusia, Minggu (29/9). Kemenangan ini mereka dapat dengan mengambil risiko besar.

Pada lomba, kemarin, keduanya tak melakukan pergantian ban. Di sisi lain, Ferrari gagal menang karena Sebastian Vettel mengalami masalah teknis. Padahal, ia tampil kuat sejak awal lomba. Sayang, setelah pergantian ban, SF90 yang ditungganginya tak mampu meneruskan balapan. 




Baca Juga :
- Mercedes Tanpa Ketua Tim di Balapan GP Brasil
- Mercedes: Banyak Kesulitan dan Kesedihan yang Kami Lalui di F1




Kesempatan itu dimanfaatkan Hamilton dan Bottas untuk kembali memimpin. “Pertama, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tim. Mereka terus bekerja keras dan pantang menyerah. Itu membuat saya makin bersemangat karena bertarung dengan Ferrari hal yang sulit,” kata Hamilton.

Hasil ini membuat Hamilton makin dekat dengan gelar juara dunia F1 2019 atau yang keenam sepanjang karier. Saat ini, pembalap asal Inggris itu unggul 73 angka dari Bottas yang ada di posisi kedua dengan 409 poin. Namun, Hamilton mengaku tak ingin terlalu memikirkan soal gelar. 


Baca Juga :
- Hasil Lengkap Balapan Formula 1 GP Rusia: Hamilton Hentikan Tren Positif Ferrari
- Mercedes Harus Kembali ke Jalur Kemenangan


“Kami hanya berusaha fokus di tiap lomba karena pekerjaan kami saat ini semakin berat, seiring berjalannya musim. Kami harus tetap menunjukkan kinerja seperti ini dan saya yakin para petinggi senang dengan hasil ini. Kemenangan ini seperti sebuah penantian Panjang,” ia menambahkan. 

Bottas yang hanya finis kedua, menganggap ini sebagai sebuah peningkatan. Pembalap asal Finlandia itu menyadari, Grand Prix (GP) Rusia bakal berlangsung ketat karena Ferrari terlihat kuat sejak latihan bebas (FP) hingga kualifikasi. Finis di posisi pertama dan kedua juga bagus bagi Mercedes. 

Setidaknya untuk meningkatkan keunggulan di klasemen. “Saya pikir, finis di posisi kedua setelah start dari grid keempat bukan hal buruk. Saya memang tak menang tapi ini hasil terbaik untuk tim. Secara umum, lomba saya berjalan cukup mulus dan ini hasil yang dapat kami banggakan,” kata Bottas.

Tampil di Sirkuit Sochi, Bottas sebenarnya harus berjuang ekstra karena harus berlomba dengan ban lunak hingga finis. Performa ban juga mengalami penurunan di pengujung lap, ditambah harus menahan tekanan Charles Leclerc yang berusaha keras mengambil alih posisinya dengan ban lebih segar.

Leclerc yang finis ketiga merasa tak puas karena yakin dapat meraih hasil lebih baik. Ini karena SF90 yang dikendarainya menunjukkan kinerja cukup baik, sepanjang akhir pekan. Sayang, kesalahan strategi dan masuknya Safety Car (SC) akibat insiden membuatnya harus menerima hasil ini. 

“Setidaknya, kami menunjukkan kinerja konsisten. Senang rasanya bisa kembali berada di podium. Tapi, cukup menyedihkan karena satu mobil kami tak dapat finis. Mercedes masih terlalu cepat bagi kami. Jadi, kami harus bekerja keras untuk meningkatkan kecepatan saat lomba,” kata Leclerc.

Tak ingin bernasib seperti Vettel, Leclerc pun memilih menahan diri untuk tak terlalu menekan Bottas. “Sebenarnya kami memiliki kecepatan yang cukup untuk finis di depan Valtteri tapi di sisi lain, berisiko. Ketika saya mendekat, sensor panas menyala. Jadi, finis ketiga adalah hasil terbaik,” ujarnya.*

loading...
T
Penulis
TSM
news
news