news
LIGA 1
Preview Barito Putera vs Persebaya, ketika sang Mantan Mengancam Bajul Ijo
28 September 2019 11:05 WIB
berita
Pelatih Barito Putera Djadjang Nurdjaman/Foto: Husni Yamin
MARTAPURA – Persebaya Surabaya akan melakoni laga away dengan berhati-hati. Sang lawan Barito Putera saat ini dalam kondisi terjepit. Dalam laga yang akan digelar di Stadion Demang Lehman, Martapura, Sabtu (28/9), tim tuan rumah pasti akan habis-habisan untuk mendapatkan tiga poin.

Sebab Barito Putera saat ini tengah berada di zona degradasi dan baru mengalami kekalahan dua kali beruntun. Apalagi dalam tim Barito Putera saat ini ada sosok Djadjang Nurdjaman. Pelatih yang musim 2018 sebelumnya berhasil menyelamatkan Persebaya dari ancaman degradasi juga.




Baca Juga :
- Buat Barito, Kuncinya di Persib
- Persiapan Persebaya Hadapi Persipura Sudah Maksimal




Sebagai mantan pelatih Djanur sapaan akrabnya pasti sangat tahu kondisi tim Bajul Ijo. Djanur sebelumnya menangani Persebaya selama satu tahun sebelum dipecat oleh manajemen Persebaya bulan Agustus lalu.

Dalam sesi konferensi pers Jumat (27/9) Djanur menyebut yang penting dalam laga ini adalah bisa meraih tiga poin. Bukan karena Persebaya adalah tim yang pernah dilatih.


Baca Juga :
- Pemain Persib Hormati Djanur yang Sekarang di Barito Putera
- Djadjang Nurdjaman Penjinak Maung Bandung, Robert Rene Alberts Tidak Peduli


 "Yang pasti posisi kami lagi tidak bagus di zona degradasi. Sehingga dalam setiap pertandingan kami memerlukan kemenangan. Termasuk besok sehingga tidak mau lihat itu klub mantan karen tiga laga ini dua kali kami kalah," ujar Djanur.

Menurut pelatih asal Majalengka itu saat ini timnya dalam situasi yang tidak bagus. "Kami bertekad tidak kalah lagi dan berharap dapat tiga poin. Kami tidak ingin disangkut pautkan lawan tim mantan dengan statistik sebelumnya," ujar pria asal Majalengka ini.

Djanur menjelaskan dalam era saat ini untuk mengetahui kedalaman tim tidak harus pernah melatih klub tersebut. "Artinya pelajari dari video pasti tahu kekurangan tim lawan. Jadi tidak bisa dibilang keuntungan. Sama saja saling tahu, pelatih Persebaya juga tahu kita," imbuhnya.

Enggan Jemawa

Terpisah, asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro menyatakan timnya saat ini sudah sangat siap. "Seperti pertandingan di Magelang, dan semua pertandingan Persebaya. Kami selalu punya target, baik menang dan seri," ia menegaskan.

Dengan rekor tandang yang bagus saat ini Bejo enggan jemawa. "Pertandingan sepak bola bukan matematis, jadi kami bisa berbuat di Semarang, itu masa lalu buat Persebaya. Kami datang ke sini dengan tujuan yang sama. Mungkin coach Pikal punya strategi dan rencana yang saya tidak bisa menyampaikan di preskon ini," ucapnya.

Ditanya soal bakal berhadapan dengan coach Djanur, secara rendah hati Bejo menyampaikan rasa hormatnya. "Barito Putera kami respek, banyak pemain bagus, banyak pemain nasional,” kata mantan bek timnas Indonesia itu.

“Apalagi kali ini merekaa ditangani pelatih yang dulu menjadi bagian dari kami, yakni coach Djanur. Saya melihat beliau sebagai pelatih yang bagus, jadi kami antisipasi kebangkitan dari Barito untuk pertandingan besok (Sabtu)," kata Bejo yang mewakili pelatih Wolfgang Pikal dalam jumpa pers tersebut.*M. Bahrul Marzuki

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news