news
LIGA 1
Tira Persikabo Gagal Menang dalam Lima Laga Terakhir, RD Anggap Wajar
25 September 2019 14:27 WIB
berita
Skuat Tira Persikabo hanya bisa memendam kecewa setelah mengalami paceklik kemenangan dalam lima laga terakhir/Foto: Ady Sesotya
BOGOR – Tidak ada yang salah dengan Tira Persikabo. Lima laga tanpa kemenangan, setelah tampil perkasa di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia, adalah bagian dari ritme kompetisi yang ketat dan panas atmosfernya. Tidak ada tim yang benar-benar istimewa sepanjang kompetisi digelar.

Itulah pandangan Rahmad Darmawan, pelatih Tira Persikabo, terkait menurunnya performa timnya belakangan ini. “Sekali lagi tidak ada yang harus dikhawatirkan. Yang ada, pemain yang tampil di kompetisi Liga 1 belum kembali menggelontorkan gol untuk mengantarkan tim meraih kemenangan," Rahmad menuturkan, Selasa (24/9).




Baca Juga :
- Tira Persikabo Segera Resmikan Mantan Pelatih Timnas Belarus
- Rahmad Darmawan: Cukup Teco, Indra Sjafri, dan Fakhri Husaini




Toh dengan hasil minimalis itu, Laskar Pajajaran masih menghuni posisi kedua dengan raihan nilai 35. Bahkan dalam laga terakhir, meski bermain imbang 2-2 lawan Perseru Badak Lampung, Manahati Lestusen dan kawan-kawan tampil kompetitif.

Tetap mencerminkan tim berbahaya bagi rivalnya. Terbukti mereka bisa lolos dari kekalahan dan memaksa tuan rumah berbagi angka. "Pemain sudah bekerja keras dan tampil baik. Mereka bisa memaksakan hasil imbang,” kata RD, sapaan Rahmad.


Baca Juga :
- Soal Pengganti RD, Begini Kata Pengurus PS Tira Persikabo
- Tira Persikabo Tidak Pernah Menang dalam 14 Laga Terakhir, Penyebabnya Dua Faktor Ini Menurut Manajer Tim


Namun sangat disayangkan banyak peluang yang tidak mampu dikonversi menjadi gol. Tapi jangan salah. Di mana-mana, mendapat poin di kandang lawan merupakan sebuah kesuksesan," RD menegaskan.

Tapi dalam sepak bola selalu ada kejutan. Perubahan peta kekuatan bisa terjadi setiap saat. Sekali waktu, bisa saja Laskar Pajajaran menerima pil pahit. Sebab persaingan antartim sangat ketat.

Banyaknya perubahan strategi permainan dan suntikan pemain baru, membuat performa lawan pada putaran kedua Liga 1 2019 berubah. Performanya tidak sama lagi dengan putaran pertama. Hasil bagus pada musim lalu juga tidak bisa dijadikan rujukan.

Tim pesakitan sudah punya cara mereformasi diri untuk kemudian melejit dan membuat kejutan. Tim yang tidak siap bakal terjengkang. Tira Persikabo pernah merasakannya. Usai tidak terkalahkan dari 13 laga beruntun, perlahan kekuatan mereka tergerus.

Untuk kembali mengulang prestasi manis itu bukan perkara mudah. Buktinya, hingga kini Tira Persikabo masih dijauhi kemenangan. Kandang dan tandang masih sulit bangkit ke performa terbaik seperti pada awal musim ini. Yang dikejar RD adalah performa di lapangan, bukan melulu soal hasil akhir.

"Tugas saya sekarang adalah menjaga performa tim agar tampil lebih kompetitif lagi. Konkretnya, pemain tidak panik dengan situasional pertandingan.  Bisa menghambat permainan rival dan mencetak gol kemenangan," ucap mantan pelatih timnas U-23 itu.

Karena itu Tira Persikabo tidak bisa berleha-leha. Tim hanya diliburkan sehari usai bentrok dengan Perseru. Pada Rabu (25/9) tim yang bermarkas di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, ini sudah kembali merumput. Meski masih recovery, fokusnya sudah diarahkan kepada Semen Padang yang bakal menjadi tamunya.

“Kami cuma punya waktu dua hari jelang menjamu Semen Padang. Selain recovery, kondisi pemain dan pemahaman taktik juga akan diasah jelang berlaga hari Jumat (27/9)," ucap pelatih asal Metro Lampung itu.***

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news