news
LIGA 1
Eksperimen Robert Rene Alberts Efektif, King Eze Kembali Moncer
24 September 2019 13:06 WIB
berita
Penyerang sayap Persib Esteban Vizcarra (tengah) dikepung dua pemain Persipura pada laga Senin (23/9)/Foto: Media Persib
SIDOARJO – Cercaan bobotoh kepada striker Persib Bandung Ezechiel N'Douassel kini berganti pujian.  King Eze, demikian julukannya, membuktikan kualitasnya dengan mencetak dua dari tiga gol kemenangan Persib 3-1 atas tuan rumah Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin (23/9) lalu.

Seperti diketahui, Eze pekan sebelumnya tampil tidak optimal saat Maung Bandung ditahan 1-1 oleh tamunya Semen Padang. Ketika itu striker timnas Chad tersebut gagal mengeksekusi tendangan penalti hingga keluarlah caci maki dari bobotoh yang memadati Stadion Si Jalak Harupat.  




Baca Juga :
- Persib Menang atas Arema Tanpa Bantuan Teror dari Bobotoh
- Persib Menang Banyak atas Arema FC




Berkat dua gol yang diborongnya pula, Persib mengakhiri paceklik kemenangan. Sekaligus, jadi momen kebangkitan bagi tim asuhan Robert Rene Alberts itu. Persib unggul dulu melalui tandukan N’Douassel menit ke-39. Mutiara Hitam sempat menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Titus Bonai menit ke-46.

Hanya satu  menit setelah gol balasan Persipura, King Eze kembali mengoyak gawang Persipura melalui serangan cepat. Menit ke-73, giliran Febri Hariyadi menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol setelah mengecoh dua pemain belakang Persipura. Skor 3-1 bertahan  hingga laga usai. Minus bek Achmad Jufriyanto, eksperimen baru yang dilakukan Robert berjalan sukses.


Baca Juga :
- Preview Persib vs Arema, Maung dan Singo Sama-sama Pincang tapi Tetap Bertaring
- Duel Persib vs Arema FC Obati Kerinduan Bobotoh Menyaksikan Laga Besar di Bandung


Supardi Nasir kembali dijadikan obyek eksperimen Robert dengan menempatkannya sebagai center back. Berduet dengan Nick Kuipers ia dikawal Henhen Herdiana di sektor kanan dan Ardi Idrus di kiri.  Sementara, wing kanan yang selama ini ditempati Supardi kembali dipercayakan kepada Febri.

Asisten pelatih Persib Yaya Sunarya mengatakan, pertandingan sangat menarik karena kedua tim saling jual beli serangan dan gol. "Kita tahu Persipura tim yang bagus di kancah Liga 1. Meskipun bermain bukan di rumah sendiri, Persipura tetap punya kekuatan,” ujar Yaya seusai pertandingan.

Itu sebabnya Yaya mengaku bersyukur. Ia menambahkan, tiga gol yang dicetak merupakan gol yang sangat bagus dan tidak berbau kontroversi.  "Seharusnya,  kami bisa cetak empat gol tapi wasit punya versi sendiri sehingga dianggap tidak sah. Tidak apa-apa terpenting kami sudah bisa melewatinya dengan kemenangan," kata Yaya.

Sedangkan kapten tim Supardi menilai kemenangan kemarin patut disyukuri. Mengenai perannya menggantikan posisi Jufriyanto, Supardi mengakunya sebagai sebuah tugas yang baru.  "Saya menjakankannya dengan penuh semangat dan bermain lepas sesuai yang diinginkan pelatih, " Supardi menambahkan.  

Atas kemenangan tersebut,  bonus pun bakal mengalir dari kocek pribadi manajer Persib,  Umuh Muchtar. "Saya memang berjanji akan memberikan bonus besar kalau menang atas Persipura. Ternyata alhamdulilah tim bermain sangat luar biasa,  mereka bersemangat, " kata Umuh yang ikut mendampingi tim di Sidoarjo.

Sementara itu,  pelatih Persipura, Jacksen F Tiago,  mengatakan,  hasil yang dicapai timnya di luar ekspektasi.  "Tetapi tentunya ada faktor lain yang membuat kami gagal meraih kemenangan, seiring faktor kelelahan, sehingga mengganggu permainan. Selamat kepada Persib atas kemenangannya, " kata Jacksen.

Ia menilai, kekalahan timnya bukan karena anak asuhnya tampil buruk. Tetapi lawan bisa memanfaatkan momentum. "Kami punya materi bagus, punya pemain dan gaya bermain bola-bola panjang. Kami punya pemain berkualitas sama tapi tidak dalam performa yang bagus," ujarnya. *Arief Nughraha K

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news