LIGA EUROPA
Hasil lawan Lazio Kunci Kebangkitan I Giallorossi
21 September 2019 13:20 WIB
berita
Striker AS Roma Edin Dzeko (kiri) coba mengecoh penjaga gawang Istanbul Basaksehir, Mert Gunok. Pada laga pertama Grup J Liga Europa di Olimpico, Kamis (19/9) malam, itu, Roma menang 4-0.
ROMA - Laju AS Roma di awal musim ini belum tergoyahkan. Kemenangan atas tamunya, Istanbul Basaksehir, 4-0, pada laga pertama Grup J Liga Europa di Olimpico, Kamis (19/9) malam, menjadi bukti terakhir kesiapan I Giallorossi menjalani musim ini.

Tiga poin atas klub Turki tersebut sekaligus memperpanjang rekor tidak terkalahkan AS Roma dalam empat pertandingan di semua kompetisi musim ini. Mereka membuat start kurang memuaskan di Seri A dengan hanya mengais hasil imbang dalam dua laga pertama lawan Genoa CFC (3-3) dan SS Lazio (1-1). Tapi, I Gialorossi bangkit dengan mengalahkan US Sassuolo (4-2) dan Basaksehir (4-0).




Baca Juga :
- Milan Bisa Berharap kepada 3P
- Il Samp Kontrak Ranieri untuk Dua Tahun




“Derbi lawan Lazio sangat penting bagi kami karena membantu kami memahami apa saja yang sudah kami lakukan. Kami memang membuat banyak kesalahan dalam laga itu,” kata Paulo Fonseca, pelatih Roma. “Kami lalu membahas performa itu. Saya bilang kepada para pemain agar lebih agresif dan menguasai bola dan mereka belajar dari semua itu.”

Melawan Basaksehir, Roma bermain menekan sejak kick-off tapi justru sempat kesulitan menembus pertahanan lawan. I Giallorossi baru berhasil memecah kebuntuan tiga menit menjelang turun minum ketika umpan silang Leonardo Spinazzola membentur paha bek kanan Basaksehir, Junior Caicara, dan memantul masuk ke gawang sendiri.


Baca Juga :
- Napoli Diduga Krisis Identitas
- Sampdoria Kejar Pelatih Tim Juara Liga Primer 2015/16 Ini


Setelah itu Roma merajalela di babak kedua dengan membukukan tiga gol lagi melalui aksi Edin Dzeko, Nicolo Zaniolo, dan Justin Kluivert. Satu gol yang dicetak Dzeko ke gawang Basaksehir, menjadikan striker asal Bosnia top scorer Roma musim ini dengan tiga gol dalam empat pertandingan di seluruh kompetisi. Sebelumnya, pemain 33 tahun ini juga membukukan masing-masing satu gol lawan Genoa dan Sassuolo.

Fakta ini sangat menggembirakan bagi Roma mengingat Dzeko sempat nyaris dilepas ke FC Internazionale di bursa transfer musim panas lalu sebelum akhirnya meneken kontrak baru hingga 2022. “Saya bicara dengan Dzeko saat pramusim dan memberi tahunya bahwa gaya sepak bola kami sangat ideal buat dia,” ujar Fonseca saat ditanya bagaimana caranya meyakinkan striker jangkung (193 cm) itu.

Dzeko juga mendapatkan pujian dari Zaniolo yang sukses merobek gawang Basaksehir berkat assist dari mantan pemain Manchester City itu. “Dzeko pemain dahsyat. Saya hanya perlu memanggilnya dan dia langsung memberikan bola ke kaki saya. Saya senang bisa bermain di sampingnya,” kata gelandang serang 20 tahun itu.

Selain berhasil mencetak empat gol, Roma juga menorehkan clean sheet untuk kali pertama musim ini. Maklum, dalam tiga pertandingan sebelumnya, I Giallorossi selalu kebobolan dengan total enam gol atau rata-rata dua gol per laga.

“Kami terus berkembang dan kembali menampilkan performa yang bagus. Tapi, yang terpenting kami berhasil mencatatkan clean sheet,” ucap Bryan Cristante, gelandang tengah Roma. “Satu aspek yang jadi kelemahan kami musim ini adalah pertahanan. Jadi, penting bagi kami untuk membuktikan telah mengalami peningkatan dalam aspek itu.”*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

AS ROMA 4-0 BASAKSEHIR
Stadion: Olimpico
Penonton: 21.348

AS ROMA (4-2-3-1)
Pelatih:
Paulo Fonseca

13 Lopez

37 Spinazzola
20 Fazio
5 Juan
11 Kolarov

4 Cristante/21 Veretout (72)
42 Diawara

22 Zaniolo
27 Pastore/7 Pellegrini (64)
99 Kluivert

9 Dzeko/19 Kalinic (74)

BASAKSEHIR (4-3-3)
Pelatih:
Okan Buruk

34 Guenok

80 Junior
26 Ponck
5 Topal
3 Clichy

91 Aleksic/44 Okechukwu (69)
21 Takdemir
17 Kahveci

7 Visca
9 Gulbrandsen/19 Ba (77)
10 Turan/27 Crivelli (64)

Gol: 1-0 (Junior Caicara, 42 bd), 2-0 (Edin Dzeko, 58), 3-0 (Nicolo Zaniolo, 71), 4-0 (Justin Kluivert, 90)
Wasit: Javier Estrada

Kartu kuning: Juan, Veretout
Kartu merah: -
Tendangan ke gawang: 8-1
Tendangan melebar: 4-4
Tendangan pojok: 2-3
Offside: 1-3
Pelanggaran: 11-10
Penguasaan bola: 52-48

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho