LIGA 1
Trio DaDiDu Persebaya Langsung Unjuk Gigi
21 September 2019 13:10 WIB
berita
Bek Persebaya Otavio Dutra (tengah) dan kawan-kawan saat merayakan golnya ke gawang PSIS Semarang Jumat (20/9)/Foto: Sri Nugroho
SEMARANG – Laga PSIS Semarang menjamu Persebaya Surabaya Jumat (20/9) tidak ubahnya seperti pesta bagi Persebaya. Sebab meskipun main dalam laga tandang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Bajul Ijo tetap bisa pesta gol dan menang telak 4-0.

Kemenangan Persebaya ini tidak terlepas dari trio pemain asing mereka asal Brasil yaitu David da Silva, Diogo Campos, dan Otavio Dutra atau disingkat menjadi DaDiDu. Awalnya Persebaya unggul terlebih dulu melalui sundulan Dutra menit ke-29. Sepakan pojok dari Diogo Campos dimanfaatkannya dengan baik.




Baca Juga :
- Komentar Banur Soal Kemenangan PSIS di Kandang Persela
- Hadapi Persebaya, Bukan Sekadar Misi Balas Dendam bagi Persib




Kemudian giliran sang striker David mencatatkan nama di papan skor menit ke-45. Lagi-lagi yang menjadi aktor serangan adalah Diogo yang berhasil mengirim umpan matang. Hingga kemudian Diogo sendiri yang berhasil membuat debut manis dengan mencetak gol menit ke-49.

Sepakan bebasnya dari luar area kotak penalti menghunjam deras ke pojok kanan gawang Jandia Eka Putra. Terakhir, Osvaldo Haay menambah penderitaan tuan rumah. Sepakan terarahnya tepat mengarah ke sudut gawang PSIS tanpa mampu dihalau sang kiper tim tamu menit ke-65.


Baca Juga :
- Duel Dua Tim Terluka dalam Bumbu Revans dan Memori Choirul Huda
- Pikal: Melawan Persib Bukan Ajang Coba-coba Pemain Muda


Setelah gol itu, laga sempat terhenti 24 menit karena penonton tiba-tiba masuk ke lapangan. Namun, setelah laga dimulai kembali PSIS tetap tidak mampu memperkecil ketertinggalan. Skor 4-0 bertahan hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan.

Usai pertandingan asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro yang mewakili Alfred Riedl dan Wolfgang Pikal memberi apresiasi tinggi terhadap pemainnya. "Sebab kami bisa curi poin di kandang PSIS. Semua karena kerja keras maksimal, semua yang diinginkan staf pelatih bisa ditampilkan dengan baik oleh pemain di lapangan tadi," ujarnya.

Ditanya alasan berani memainkan Diogo yang baru bergabung dalam tim karena Bejo yakin tidak ada kendala. "Ada beberapa pemain dari satu negara Brasil, itu yang membikin Diogo cepat beradaptasi. Saya kira selain bantuan dari Dutra dan David, semua komponen tim juga memberi kontribusi," ucapnya.

Sementara itu pelatih PSIS Bambang Nurdiansyah seperti tidak percaya dengan kekalahan telak tersebut. "Dalam determinasi mereka lebih cepat. Sementara kami seperti tidak ada gairah dan koordinasi pemain belakang juga tidak ada. Itu jadi pekerjaan rumah buat saya ke depan," kata Bambang.

Dengan kemenangan empat gol tanpa balas ini membuat Persebaya sementara masuk dalam jajaran empat besar. Tim kebanggaan Bonekmania itu mengoleksi 29 poin dari 19 kali bertanding. Sebaliknya, skuat Mahesa Jenar harus puas tetap berada di papan bawah atau peringkat ke-13 dengan koleksi 19 poin.*M Bahrul Marzuki

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id