LIGA SPANYOL
Neraka Pizjuan Menunggu Madrid
21 September 2019 13:11 WIB
berita
Bek Madrid, Sergio Ramos, bisa kembali memperkuat timnya saat melawan Sevilla, Minggu (22/9). –Topskor/Ist
SEVILLABigmatch tersaji pada laga penutup jornada kelima La Liga 2019/20. Sang pemuncak klasemen sementara Sevilla FC akan kedatangan Real Madrid, Minggu (22/9) atau Senin dini hari WIB. Stadion Ramon Sanchez Pizjuan bisa menjadi neraka bagi tim tamu yang baru saja “dipukul” Paris Saint Germain (PSG) di Liga Champions, tengah pekan lalu.

Setelah penampilan yang meragukan, Madrid harus datang ke tempat yang tak mudah ditaklukan dalam beberapa waktu terakhir. Pizjuan adalah tembok kokoh bagi tim berjuluk Los Merengues ini sebab kunjungan di liga dalam empat tahun belakangan (empat kali) selalu berakhir kekalahan. Sedangkan di Piala Raja dalam periode sama ada satu seri.




Baca Juga :
- Zidane Bertemu Pogba, Begini Reaksi Solskjaer
- Jadwal Pertandingan La Liga Spanyol Pekan 9, Sabtu-Senin 19-21 Oktober 2019




Kemenangan terakhir Madrid di markas Sevilla itu terjadi pada jornada lima La Liga 2014/15, yakni 3-2 berkat tiga gol Cristiano Ronaldo, 2 Mei 2015. Di pertemuan teranyar musim lalu, ada kekalahan 0-3 yang menjadi awal dari krisis Madrid sepanjang musim. Menariknya saat itu mereka masih dilatih Julen Lopetegui yang kini ada di kubu berlawanan.

Kembalinya Zinedine Zidane ke tim ibu kota juga bukan jaminan. Ia pun tak bisa membawa anak asuhnya menang tandang atas Los Nervionenses, julukan Sevilla. Dua kekalahan dirasakan pelatih asal Prancis itu: 1-2 (2016/17) dan 2-3 (2017/18). Di Piala Raja duel berakhir seri 3-3 (2016/17).


Baca Juga :
-  El Clasico Bisa Mundur ke 18 Desember
- Isco-James, Solusi Lini Tengah Madrid


Pizjuan kian berpotensi menjadi neraka bagi Madrid yang morilnya sedang merosot setelah dibantai PSG. Kekalahan 0-3 tidak bisa diterima terutama di ajang yang telah menjadi teritori mereka: peraih gelar terbanyak (13), tiga beruntun saat dilatih Zidane. Sebaliknya, Sevilla mengawali langkah di Liga Europa dengan menang 3-0 atas FK Qarabag.

Itu mengapa Los Merengues harus memberi reaksi positif di duel nanti, jika hal buruk tak mau terus berlanjut. Untungnya, tim mendapat angin segar dengan kembalinya Sergio Ramos. Sang kapten absen di Paris karena menjalani sanksi, dan ketidak hadirannya jadi salah satu penyebab rapuhnya pertahanan.

Tak hanya mengembalikan sosok pemimpin dan mempersolid lini belakang, keberadaan El Capitan juga memberi suntikan produktivitas tim. Bek 33 tahun itu memang pemain belakang yang sering mencetak gol, dan faktanya Sevilla merupakan mangsa favoritnya. Klub yang membesarkannya itu juga jadi klub yang paling sering dibobolnya.

Jika Madrid punya Ramos yang akan jadi sorotan, Los Nervionenses memiliki Javier “Chicharito” Hernandez selaku mantan pemain Los Merengues, yang kini dalam kepercayaan diri tinggi. Striker 31 tahun ini baru saja mencetak gol debutnya untuk Sevilla pada tengah pekan lalu, dan dengan cara yang sangat indah; tendangan bebas melengkung.

“Saya sangat lapar, bersemangat, dan menuangkannya di lapangan. Ini (lawan Madrid) menjadi laga khusus, tapi bukan hanya untuk saya melainkan semua orang di Sevilla. Kami akan main di rumah sendiri dan bakal membuat kondisi Pizjuan menjadi menyenangkan. Ada atmosfer hebat dan saya berharap bisa memberi kebahagiaan ke fan,” katanya.*** TAUFANI RAHMANDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

D
Penulis
Dini Wulandari