FORMULA 1
Verstappen Siap Salip Mercedes dan Ferrari
21 September 2019 09:51 WIB
berita
Max Verstappen
MARINA BAY – Putaran ke-15 Formula 1 (F1) 2019 di Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Singapura, Minggu (22/9), diprediksi ketat. Tak hanya Mercedes AMG Pertonas yang percaya diri memenangi lomba kali ini, optimisme juga dirasakan pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen.

Keinginannya untuk bangkit dibuktikan dengan menjadi yang tercepat pada Latihan Bebas (FP) 1, Jumat (20/9). Verstappen mencatat waktu 1 menit 40,259 detik, yang sekaligus jadi penanda kesiapannya mengakhiri catatan buruk dalam Grand Prix (GP) Singapura. Dalam dua lomba terakhir, dirinya kesulitan di sini.




Baca Juga :
- Sempat Perang Dingin, Verstappen Rindu Ricciardo
- Rossi dan Hamilton Rencanakan Tukar Profesi di Akhir Tahun




“Terkadang, saat berpikir bahwa trek tak ideal untuk mobil, Anda malah memenangi balapan. Itulah mengapa kadang kita membutuhkan keberuntungan selain kecepatan. Saya yakin akan punya lomba bagus, kali ini. Tapi, tak ada yang bisa menjamin hal tersebut,” kata Verstappen seperti dilansir Crash.net.

Sirkuit Jalan Raya Marina Bay memang cocok dengan karakter RB15 karena memiliki banyak tikungan kecepatan rendah. Namun, Verstappen menegaskan, tim harus memastikan segalanya bekerja dengan benar. Ketahanan mobil akan benar-benar diuji di GP Singapura karena karena cuaca panas.


Baca Juga :
- Hamilton Sebut Perkembangan Mesin Mercedes di Musim 2019 Kurang Bagus
- Momen Charles Leclerc Tabrak Max Verstappen di Lap Pertama GP Jepang


“Ada banyak hal yang harus Anda lakukan dengan tepat, terutama di kualifikasi. Tapi,  secara keseluruhan, Anda harus kuat sepanjang akhir pekan dan menemukan setelan tepat. Kami harus benar-benar memastikan bahwa segalanya berjalan dengan benar sebelum membicarakan hasil akhir,” ujar Verstappen.

Pria asal Belanda itu juga berharap Red Bull meningkatkan kecepatan RB15 agar dapat bersaing dengan Mercedes dan Ferrari. “Memang bukan sesuatu yang mudah untuk diperbaiki. Tapi, saya tak memaksakan karena ketika kami terlalu memikirkannya, pekerjaan akan berantakan,” ia menambahkan.

Mercedes AMG Petronas yang bertekad memenangi GP Singapura harus bekerja ekstra karena kondisi cuaca hingga harus menempatkan pendingin tambahan pada W10 EQ Power+. Hal itu akan membuat mobil sedikit lebih berat dan dapat mempengaruhi jalannya lomba Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas.

“Ini salah satu lomba terberat bagi fisik dan juga mental. Tahun lalu, Red Bull cukup cepat di sini. Saya tak tahu apakah Ferrari juga akan cepat seperti lomba-lomba sebelumnya atau tidak. Kami hanya fokus pada diri sendiri dan berusaha memastikan kami mengerjakan segalanya dengan benar,” kata Hamilton.

Pembalap asal Inggris itu menegaskan akan mencoba untuk tampil kuat sejak awal lomba agar makin mudah meraih kemenangan. “Semua pembalap tahu, di sini, posisi dan waktu yang tepat segalanya. Menemukan ritme balap yang tepat adalah kunci dalam lomba ini. Jadi, harus bisa memaksimalkan potensi,” ujarnya.

Sebastian Vettel yang belum menemukan performa terbaik, tahun ini, jadi yang tercepat kedua di FP1. Pembalap Scuderia Ferrari itu hanya berjarak 0,167 dari Verstappen. Meski sadar bahwa SF90 tidak terlalu bersahabat dengan Sirkuit Jalan Raya Marina Bay, Vettel optimistis bakal meraih hasil positif.

“Pada beberapa lomba terakhir, jelas saya tak berada di level yang diinginkan. Tapi, ini kompetisi, ada beberapa hal yang tak dapat kami kendalikan. Ini bukan sesuatu yang hebat tapi tak semua yang terjadi bisa dikatakan sebagai bencana. Sekarang kami di Singapura dan apa pun dapat  terjadi,” kata Vettel.*MUHAMAD FADLI RAMADAN DARI BERBAGAI SUMBER

L
Penulis
Lily Indriyani Sukmawati