TOP FEATURE FOOTBALL
Bintang Muda Norwich Bangga Ungguli De Bruyne dan Silva
20 September 2019 14:37 WIB
berita
Gelandang muda Norwich City Todd Cantwell tampil mengesankan sepanjang Liga Primer musim ini./Istimewa
DARI fan, ball boy, dan kini dunia mengenalnya sebagai bintang Norwich City FC di Liga Primer. Todd Cantwell mengungkap kekagumannya kepada Kevin De Bruyne dan David Silva sebelum lawatan Manchester City FC ke Stadion Carrow Road. Lalu gelandang 21 tahun itu mengejutkan dua idolanya dengan mencetak gol ke gawang Ederson Moraes.

Lima hari sebelum episode mendebarkan dalam karier profesionalnya, Cantwell berdiri di mixed zone di Hull dalam jersey Inggris. Dia baru mencatatkan caps pertamanya di level U-21 dalam kemenangan laga kualifikasi lawan Kosovo. Peran pemain pengganti membawanya ke posisi di sebelah bintang muda Man. City, Phil Foden.




Baca Juga :
- Aguero Kecelakaan, Mobilnya Ringsek, Untung Sang Pemain Tidak Terluka
- Sosok yang Selalu Hadapi Masalah Pelik saat Melatih




“Stockport Iniesta” – julukan Foden - mencetak kedua gol Tim Singa Muda hari itu. Tetapi di Carrow Road, Cantwell yang menjadi bintang. Foden hanya duduk sebagai cadangan yang tidak dimainkan. Sebelum secara berturut-turut, dari De Bruyne, lalu Gabriel Jesus, dan akhirnya Riyad Mahrez diperkenalkan Pep Guardiola.

Kali ini Man. City menghadapi Cantwell dan 10 pemain Norwich yang berlari, menekel, dan mengejar apa pun yang bergerak di lapangan. Lalu, satu ledakan terakhir dari peluit Kevin Friend membuatnya terkapar di depan City Stand. Mungkin pada saat itulah pemuda kelahiran 27 Februari 1998 tersebut menyadari perubahan hidupnya.


Baca Juga :
- De Bruyne dan Stones Telah Latihan, Krisis Man. City Mereda
- Bintang Arsenal Berjanji Akan Kembali Mengunjungi Rwanda


Menyimak penampilan debutnya di KCOM Hull, sementara kariernya di Liga Primer pun baru berumur dua bulan. Tetapi kedewasaannya ketika berbicara kepada media yang menunggu, menggarisbawahi mengapa Cantwell bisa muncul di depan publik di bawah bimbingan Daniel Farke. Bahwa sang gelandang percaya diri bermain di Liga Primer.

“Mereka semua pemain yang brilian, orang-orang seperti De Bruyne atau David Silva yang saya kagumi, terutama di posisi mana mereka bermain di lapangan," kata Cantwell, ketika ditekan tentang bagaimana mungkin Norwich bisa bersaing melawan tim elite seperti The Citizens.

“Tetapi mereka punya 11 pemain, kami juga punya 11, jadi mari kita saling berhadapan. Orang-orang meremehkan kami, sebagai individu dan tim, sebelum bola ditendang musim ini. Kami sangat menghormati Championship dan para pemain yang kami hadapi di divisi itu, tetapi Liga Primer adalah tempat yang Anda inginkan sebagai pemain.”

Bahkan setelah mencetak gol ke gawang Chelsea FC dan Man. City, bermain di Liga Primer untuk klub masa kecilnya seakan tidak nyata bagi Cantwell. Lahir di Dereham dan bergabung ke akademi sepak bola Norwich satu dekade lalu, sebelum membuat terobosan ke skuat senior musim lalu.

“Saya sudah berada di Norwich lebih dari 10 tahun dan itu rasanya masih tidak masuk akal untuk mengatakan saya bermain di Liga Primer bersama mereka,’ kata Cantwell ketika menerima Debut Ball-nya, yang diberikan untuk menandai penampilan pertama pemain dalam negeri itu.

"Berada di tim utama Norwich sangat istimewa. Ini grup yang sangat bagus, penuh oleh pemain muda. Yang membuatnya istimewa buat saya," ujar Cantwell yang melakoni debut Liga Primer bersama lulusan akademi Norwich lainnya: Ben Godfrey, Jamal Lewis dan Max Aarons.*NURUL IKA HIDAYATI

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E