LIGA INGGRIS
Chelsea Butuh Kreativitas dan Ketajaman Mount Saat Menjamu Liverpool
20 September 2019 14:15 WIB
berita
Gelandang muda Mason Mount tergeletak kesakitan saat melawan Valencia di Liga Champions, Selasa (17/9) lalu./AFP
LONDON – Mason Mount bahkan belum tampil untuk tim senior Chelsea FC enam minggu lalu. Namun akibat aksi ceroboh gelandang Valencia CF, Francis Coquelin, gelandang muda The Blues itu cedera saat bermain di Liga Champions. Pelatih Frank Lampard berharap Mount bisa tampil melawan Liverpool FC di Stadion Stamford Bridge, Minggu (22/9) ini.

Hanya sembilan menit setelah kick-off laga perdana Grup H ketika Coquelin melepaskan tekel ke kaki kanan Mount, menyebabkan ankle pemain 20 tahun tersebut berputar tidak wajar. Dia mencoba berlari, tetapi jelas itu tidak mungkin. Mount pun terpaksa di tarik keluar. Ia tampak berjalan susah payah menyusuri tunnel. Dan saat itu pula ancaman serangan Chelsea pun menghilang.




Baca Juga :
- Jadwal Pertandingan Liga Primer Inggris Pekan 9, Sabtu-Selasa 19-22 Oktober 2019
- Ujian Setan Merah Sesungguhnya




Berbicara setelah kalah 0-1 melawan Valencia, Lampard mengungkapkan: “Mason (Mount) mengalami problem ankle yang kami tidak tahu seberapa buruknya. Kami akan terus memantaunya dalam 24-48 jam ke depan untuk melihat skala cederanya. Dia memulai permainan dengan baik hingga kami harus melakukan perubahan lebih awal.”

Mount, yang baru melakukan debutnya untuk Chelsea bulan lalu, telah menjadi pemain kunci untuk tim London Barat itu, dengan Lampard menunjukkan keyakinannya pada lulusan akademi mereka. Dan eks pemain Derby County FC itu menunjukkan dirinya lebih dari sekadar mampu menjadi tumpuan tim dengan mencetak tiga gol Liga Premier dalam lima laga musim ini.


Baca Juga :
- Mane dan Salah Mengaku Sudah Akur, Penampilan di Lapangan Memperlihatkan Fakta Berbeda
- Empat Tahun bersama Klopp, The Reds Berevolusi Fantastis


Berarti sang gelandang adalah top scorer kedua Chelsea sejauh ini. Hanya striker Tammy Abraham yang mencetak lebih banyak gol darinya (7). Namun Mount menciptakan peluang terbanyak dalam timnya (11). Juga mencatatkan tembakan terbanyak (16), terbanyak kedua dalam hal penyelesaian dribel serta sentuhan terbanyak nomor dua di kotak penalti lawan.

Gol Mount dalam kemenangan 5-2 atas Wolverhampton Wanderers FC adalah yang ketiga dalam lima laga awalnya musim ini. Selain menghadirkan ancaman dari lini tengah, pemain lulusan akademi The Blues itu mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Eden Hazard, menciptakan lebih banyak peluang dan melakukan lebih banyak tembakan daripada rekan setimnya.

Chelsea kehilangan momen tersebut saat Mount cedera. Lampard menggantikannya dengan Pedro Rodriguez, mengutip pengalamannya di Liga Champions. Tetapi sementara pemain 32 tahun itu biasanya rajin mengejar bola, dia belum bermain lagi sejak Chelsea bermain imbang 1-1 dengan Leicester City FC sebulan lalu. Kekakuannya terlihat jelas di Stamford Bridge.

Teriakan frustrasi suporter Chelsea semakin sering terdengar. Pedro tidak banyak menawarkan kreativitas seperti Mount, The Blues memang tampil lebih dominan, tetapi Valencia tidak terganggu oleh mayoritas dari 22 tembakan tim tuan rumah umumnya pada bergantung pada momen-momen keterampilan individu Willian. Sayang, winger asal Brasil itu tidak seklinis Mount.

Formasi Chelsea 3-4-2-1 memungkinkan Cesar Azpilicueta dan Marcos Alonso untuk melakukan penetrasi ke depan dari posisi bek sayap, namun keduanya juga berjuang di sepertiga lapangan terakhir. Di antara mereka, meski berulang kali menempatkan diri di posisi yang baik, Azpilicueta dan Alonso hanya menyelesaikan dua umpan silang dari sembilan yang dicatatkan The Blues.

Abraham bertempur gagah berani di depan, memenangkan semua enam duel udara yang dia dapatkan dan mengirim satu sundulan melebar. Tetapi striker 21 tahun tersebut jelas merindukan umpan-umpan kombinasi yang biasa dihadirkan Mount. Lampard mengakui Chelsea “tak menciptakan banyak peluang fantastis”. Ketika mereka membutuhkan kilasan kecerdikan, itu tidak ada di sana.

Chelsea menyambut Liverpool, setelah itu, mereka memiliki empat pertandingan dalam kurun waktu 12 hari - termasuk perjalanan ke Lille OSC dalam pertandingan penyisihan grup Liga Champions kedua mereka. Ini jelas periode yang sibuk dan momen yang tidak menguntungkan bagi Lampard untuk kehilangan pemain kunci. Bukti bahwa Mount sangat dibutuhkan.***NURUL IKA HIDAYATI

Statistik Mason Mount Sepanjang 2019/20
Posisi: Gelandang
Usia: 20 tahun
Tinggi/Berat: 178 cm/70 kg
Laga: 7
Starter: 6
Menit main: 512
Gol: 3
Assist: 0

 

I
Penulis
I Gede Ardy E