LIGA 1
Trio Brasil Bajul Ijo Siap Lumpuhkan PSIS
20 September 2019 15:45 WIB
berita
Bek Persebaya Otavio Dutra/Foto: Sri Nugroho
MAGELANG – Persebaya Surabaya pernah sukses ketika menggunakan tiga pemain asing asal Brasil pada kompetisi Liga Indonesia 1997 silam. Skuat juara ketika itu diisi Jaksen Tiago, Carlos de Mello, dan Justinho Pinhiero.

Kini kenangan masa silam itu kembali. Di skuat Persebaya saat ini diisi trio Brasil juga. Mereka adalah Otavio Dutra, Diogo Campos, dan David da Silva. Tenaga ketiganya dipastikan bisa dipakai saat Bajul Ijo menantang PSIS Semarang di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Jumat (20/9) ini.




Baca Juga :
- Komentar Banur Soal Kemenangan PSIS di Kandang Persela
- Persipura Sudah Pelajari Permainan Arema saat Kalah 2-6 dari PSM di Makassar




Duel antara Persebaya dan PSIS ini sekaligus juga laga klasik karena kedua tim ini sudah ada sejak era Perserikatan. Pertemuan keduanya selalu ketat, termasuk pada pertemuan pertama Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, yang berakhir 1-1.

Dalam sesi konferensi pers Kamis (19/9) asisten pelatih Persebaya Bejo Sugiantoro menyatakan timnya sudah siap menghadapi PSIS. "Sama dengan pertandingan sebelumnya. Kami akan curi poin bila main di luar kandang," ujarnya.


Baca Juga :
- Persib Bandung Hentikan Dua Rapor Buruk Sekaligus
- Milomir Seslija Menyebut Dua Alasan Arema Kalak Telak dari PSM


Bejo menegaskan timnya sangat mewaspadai kekuatan baru Mahesa Jenar. "PSIS tim bagus dan kedatangan pemain bagus. Tapi kami juga ingin curi poin di sini," ujarnya. Soal peluang menurunkan trio Brasil, Bejo menyerahkan keputusan kepada asisten pelatih pertama, Wolfgang Pikal.

"Intinya semua rangkaian dari coach Alfred Riedl dan coach Pikal, saya asisten kedua. Soal Diogo Campos (pemain sayap baru Persebaya) dimainkan atau tidak terserah Pikal," ujar mantan kapten tim Persebaya ini.

Ditanya tentang laga tanpa penonton dengan alasan keamanan, Bejo tidak merasa timnya diuntungkan. "Kedua tim sama, satu masalah pendapatan tidak adanya penonton Semarang sangat dirugikan. Tapi kami Bonek dan Bonita juga antusias datang ke stadion ini. Kami punya persaudaraan yang baik dengan suporter Semarang," ujanya.

Sementara itu pelatih baru PSIS Bambang Nurdiansyah menyatakan laga ini merupakan yang pertama baginya tampil di kandang. "Kebetulan juga materi pemain Insya Allah lengkap, setelah ketika lawan Persija compang-camping. Harapan saya poin penuh. Tekad pemain juga seperti itu," katanya.

Bambang juga menyatakan mewaspadai tiga pemain asing Persebaya. "Artinya Persebaya yang sekarang sangat berbeda karena ketika lawan Kalteng Putra belum ada pemain baru. Nanti mereka main dengan pemain baru termasuk Campos," ujarnya.

Menurut Bambang laga ini sarat gengsi, karena mempertemukan dua klub era perserikatan. "Bukan pekerjaan mudah. Kalau dibilang musuh bebuyutan sebenarnya tidak juga karena ini kompetisi. Tapi ada gengsi pastinya, ada tensi yang lumayan," ucap mantan pelatih Cilegon United itu.

Bejo juga menyayangkan laga digelar tanpa penonton. "Kami dirugikan karena suporter berfungsi meruntuhkan mental lawan. Di sisi lain dengan adanya suporter kami akan termotivasi," kata Banur, sapaannya.

Soal peluang main striker Bruno Silva yang baru bergabung Bambang masih mempertimbangkan. "Bruno tidak terlalu fit dan baru menempuh perjalanan panjang. Kami lihat dulu kondisinya nanti," ujarnya.

Sedangkan sayap PSIS Septian David menyatakan sangat termotivasi mencetak gol ke gawang Persebaya seperti pada pertemuan pertama lalu. "Tapi intinya yang penting kami main bagus dan meraih tiga poin di kandang," kata Septian.*M. Bahrul Marzuki

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id