LIGA CHAMPIONS
Juve ke Madrid, Emre Can Malah Pergi Liburan
20 September 2019 12:21 WIB
EMRE Can tentu sedih tidak diperhitungkan pelatih Maurizio Sarri untuk Liga Champions. Gelandang Juventus FC itu pun menghibur diri dengan caranya sendiri. Dia memanfaatkan liburan singkat saat rekan-rekannya bermain di Madrid, dengan pulang ke kampung halamannya, Frankfurt.

Pemain berpaspor Jerman itu menyambangi sekolah dasar Geschwister-Scholl-Schule, tempatnya menimba ilmu. Jaraknya satu kilometer dari  akademi sepak bola Blau-Gelb, tempatnya mengenal sepak bola.




Baca Juga :
- Guardiola: Manchester City Belum Siap Memenangkan Liga Champions
- Update Klasemen La Liga Spanyol Pekan 9, Minggu Dini Hari WIB




Kehadiran Emre , yang ditemani agennya Reza Fazeli, bersifat mendadak. Kecuali sang kepala sekolah, Felicitas Husing, yang dihubungi manajemen pemain lima hari sebelumnya, orang tua, para guru dan kepolisian baru diberitahu sehari sebelum acara.

Tiba-tiba dia masuk ke gerbang, sontak murid-murid yang sedang bermain di halaman heboh. Ratusan telepon genggam diacungkan untuk mengabadikan centrocampista itu.


Baca Juga :
- Juventus Pertahankan Puncak Klasemen Usai Bungkam Bologna
- Duel di Metropolitano, Penyerang Jadi Sorotan


Pemain 25 tahun tersebut juga berbicara di hadapan para murid. “Saya dulu bersekolah di sini. Saya tidak pintar tapi selalu berkomitmen. Sepak bola adalah segalanya untuk saya. Itu membantu saya secara pribadi. Dalam hidup, siapapun memiliki target akan dapat mencapainya, asalkan mau berkorban,” Can memberi motivasi sambil menatap wajah bocah-bocah tersebut. “Tidak peduli dari mana kalian berasal, tak peduli siapapun kalian, kalau kalian yakin dan bekerja keras, semua bisa terwujud.”

Apa yang dibicarakan oleh Can sudah terbukti. Memulai kiprah di tim junior Eintracht Frankfurt , playmaker itu berkelana di skuat raksasa: Bayern Muenchen, Bayer Leverkusen, Liverpool dan Juve.

“Saya tidak pernah berada di trek yang salah karena keluarga dan sahabat selalu mendukung. Saya ingin menyampaikan pesan ini,” ujarnya kepada FAZ. Setelah menyelesaikan sesi jumpa fans itu, Can pun berkeliling di sekolah sembari mengenang masa kecil. Kunjungan itu ditutup dengan donasi 10 ribu euro (sekira Rp155,6 juta euro) untuk asosiasi yang membantu korban perundungan. Itulah misi pemain nomor 23 I Bianconeri. Sekolah lantas memberikan penghargaan sebagai anggota kehormatan kepadanya.

Can hanya 24 jam singgah di Frankfurt. Sebab dia mesti berlatih untuk persiapan laga lawan Hellas Verona, yang akan digelar, Sabtu (21/9). Pelatih kemungkinan besar menurunkannya sebagai starter,  sebab sebagian pemain yang tampil versus Atletico Madrid kelelahan.

Sementara hanya ada waktu dua hari untuk memulihkan kondisi, tentu tidak cukup. Can mungkin akan mengisi sektor tengah bersama Adrien Rabiot atau Rodrigo Bentancur.* Dari berbagai sumber

 

X
Penulis
Xaveria Yunita