news
INFOGRAFIS
Chicharito Kembali Setelah Dua Musim Absen di Panggung Eropa
19 September 2019 13:30 WIB
berita
Penyerang Javier “Chicharito” Hernandez merupakan senjata baru Sevilla saat tandang ke Qarabag, Kamis (19/9).-Topskor/ist
BAKU – Sevilla FC kembali ke kompetisi favoritnya, Liga Europa. Mereka akan mengawalinya di Kota Baku, Azerbaijan, tempat final edisi terakhir (2018/19). Di kota itu ada Qarabag FK, lawan pertama Sevilla di Grup A. Berstatus penguasa Liga Europa (lima kali juara), pelatih anyar Sevilla, Julen Lopetegui dituntut meneruskan catatan apik tersebut saat mendampingi timnya beraksi di Stadion Azersun Arena, Kamis (19/9) atau Jumat dini hari WIB.

Klub Andalusia ini pastinya ingin kembali menjadi kampiun setelah terakhir kali merasakannya pada 2015/16 di Basel, Swiss. Untuk mewujudkan hal tersebut mereka harus memulai dengan start positif. Dan Lopetegui memiliki semua modal untuk bisa meraihnya saat ini: rapor ciamik di La Liga dan juga sekelompok pemain berpengalaman di ajang Liga Europa.




Baca Juga :
- Barcelona Awasi Pemain Muda Jerman Ini, tapi Harus Bersaing dengan Setan Merah
- Duel Monumental Simeone




Daniel Carrico dan Jesus navas merupakan nama yang bisa jadi garansi Sevilla. Nama pertama ikut andil dalam tiga final yang berujung juara beruntun saat masih diasuh Unai Emery (2013/14, 2014/15, dan 2015/16). Sementara Navas tidak perlu ditanyakan lagi. Pengalaman internasional dikumpulkannya baik saat di Manchester City atau Sevilla.

Selain mereka, Lopetegui juga punya senjata baru: Javier “Chicharito” Hernandez. Penyerang asal Meksiko ini bisa dibilang sangat hapal seluk beluk kompetisi Eropa. Dia punya 54 pertandingan antara Liga Champions (48) dan Liga Europa (enam) dan mencetak 17 gol. Pencapaian tertingginya adalah bermain di final Liga Champions pada 2011 bersama Mancheseter United (MU).


Baca Juga :
- Konsistensi Gol Ramos di 16 Musim LaLiga
- Celades-Lopetegui Punya Banyak Kesamaan


Bersama MU, dia mencetak sembilan gol, dan tujuh gol saat di Bayer Leverkusen. Sementara saat memperkuat Real Madrid, hanya ada satu gol yang lahir. Setelah absen selama dua musim di panggung Eropa (membela West Ham United), penyerang 31 tahun ini akhir bisa merasakan kembali atmosefer Eropa.

Dia tidak sabar untuk segera memulai sadar benar sejarah Sevilla di kompetisi ini. Bersama Los Nervionenses, impian Chicharito adalah ingin kembali menuliskan namanya dalam tinta emas dengan kembali membantu tim barunya menjadi juara. Dengan pengalaman yang dimilikinya, Chicharito optimistis bisa mewujudkan ambisinya. 

Selain kualitas tim, Sevilla juga berbekal moril yang sangat baik setelah berhasil menjadi pemimpin sementara La Liga. Mereka tak terkalahkan dari empat laga, tiga di antaranya merupakan pertandingan tandang. Bahkan, Sevilla berhasil menjaga gawangnya tetap perawan dalam laga tandangnya.

Di luar itu, Lopetegui dihadapkan pada keputusannya merotasi skuat atau tidak mengingat setelah Qarabag ada duel berat akhir pekan ini melawan Real Madrid. Namun, sang pelatih menolak membicarakan hal ini dan fokus mencari kemenangan di Baku. “Kami membutuhkan semua tenaga untuk menuntaskan target yakni kemenangan,” katanya.

Kendati begitu, Qarabag tidak bisa dianggap remeh terutama saat tampil di depan publiknya sendiri. Sama seperti Sevilla, tim berjulukan Atlilar ini juga pemimpin sementara  di Liga Primer Azerbaijan. Sebagai tambahan, mereka belum pernah kalah di liga sejak tahun lalu ( 28 Oktober 2018). Musim ini, mereka juga belum terkalahkan di laga kandangnya dengan status clean sheet.*** GOGOR HAKIM DARI BERBAGAI SUMBER
 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

loading...
D
Penulis
Dini Wulandari
news
news