UMUM
KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Sebagai Tersangka
18 September 2019 17:27 WIB
berita
JAKARTA - KPK akhirnya menetapkan Menpora RI Imam Nahrawi sebagai tersangka dalam perkara suap dana hibah kepada KONI. Kepastian ini diumumkan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 18 September 2019.

"IMR, Menteri Pemuda dan Olahraga dan NIU ditetapkan sebagai tersangka," kata Alexander Marwata.




Baca Juga :
- Marciano Norman Nilai Karetka SEA Games Dalam Kondisi Puncak
- Gala Siswa Indonesia 2019 Siap Lahirkan Juara Baru, Bali Bertemu Jateng di Final




Sejak Deputi IV Kemenpora Mulyana terkena OTT beserta Bendahara KONI, Menpora Imam Nahrawi selalu disebut-sebut. Bahkan sebelum ini Asisten Pribadi Menpora, Miftahul Ulum, juga sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Perkara untuk Deputi IV itu sudah masuk pengadilan. Diperadilankan di PN Tipikor Jakarta Pusat. Sidang terbaru berlangsung pada Kamis 12 September 2019 lalu.


Baca Juga :
- Resmi! Ini 37 Cabor PON 2020 Papua
- Awalnya Berjalan Tentram, Kongres KOI Bersifat Tertutup dan Sempat Ricuh


Dalam sidang itu hakim menjelaskan KONI mengajukan proposal bantuan dana. Namun proposal itu tidak disetujui Deputi IV Kemenpora beserta tim verifikasi. Alasan tidak disetujui karena proposal diajukan pada tahun yang sama. 

Deputi IV dan staf deputi tersebut akhirnya memerintahkan Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy untuk berkomunikasi dengan asisten pribadi Menpora. Hal itu bertujuan untuk bisa mucul kebijakan soal bantuan dana secara khusus.

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Menpora Imam Nahrawi kemungkinan besar bakal mundur dari jabatannya. Hal ini supaya fokus menyelesaikan perkaranya.*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.