BULUTANGKIS
Reaksi Shesar Hiren Rhustavito Usai Menangkan Perang Saudara di Babak Pertama China Open 2019
18 September 2019 16:07 WIB
berita
Foto: Dokumentasi PBSI
CHANGZOU – Shesar Hiren Rhustavito berhasil melenggang ke babak kedua Victor China Open 2019. Namun, hal tersebut harus dibayar mahal, karena dirinya mengalahkan rekan satu negara di babak pertama turnamen, Selasa (17/9).

Shesar menyingkirkan Jojo setelah memainkan pertandingan 3 set. Pebulutangkis berusia 25 tahun itu mengalahkan rekan sepelatnasnya dengan skor 23-21, 18-21, 21-10.




Baca Juga :
- Minions Melangkah ke Semifinal Denmark Open 2019
- Lagi! Andalan Indonesia Kembali Takluk, Kali Ini Jojo yang Angkat Kaki




Usai laga, Shesar mengaku bahwa dirinya hanya fokus untuk menyamakan kecepatan bermain Jojo di pertandingan. Oleh karena itu, ia terkejut bisa meraih kemenangan.

"Alhamdulillah saya bisa main bagus, bisa menang. Strateginya bisa masuk di pertandingan tadi, kalau permainan sih sudah sama-sama tahu, kan sering latihan bareng, tadi mungkin saya juga lebih siap," kata Shesar soal pertandingan.


Baca Juga :
- Dikalahkan Wakil Korsel, Greysia/Apriyani Akui Banyak Lakukan Kesalahan
- Greysia/Apriyani Takluk dari Tangan Pasangan Rangking 33 Dunia


"Dari awal game ketiga, saya nggak mau kalah cepat dari Jojo (Jonatan). Saya sudah pegang tempo permainan, ke depannya jadi lebih enak mainnya. Sebetulnya saya merasa surprise juga bisa ngalahin Jojo di turnamen sebesar ini," lanjut pemain asal PB Djarum ini.

Kemenangan ini sebetulnya bukanlah kejutan, karena kedua pemain sudah pernah saling mengalahkan sebelumnya. Jonatan mengalahkan Shesar di ajang Malaysia Masters 2017 dan New Zealand Open 2019. Sedangkan Shesar menang atas Jonatan di ajang Djarum Superliga Badminton 2019.

Di babak kedua, Shesar akan berhadapan dengan Ng Ka Long Angus dari Hong Kong. Permainan safe Ng menjadi salah satu keunggulan yang akan diwaspadai oleh Shesar. Ia mengatakan akan bermain lebih sabar dan tetap menjaga fokus saat berhadapan dengan Ng.  ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah