news
LIGA 1
Grafik Meningkat, Borneo FC Percaya Diri hadapi Madura United
18 September 2019 09:16 WIB
berita
Sayap Borneo FC Renan Silva jadi mesin gol tim yang siap memorakporandakan pertahanan Madura United/Foto: Sri Nugroho
SAMARINDA – Borneo FC sukses dua kali beruntun mencuri poin dalam dua laga terakhir Liga 1 2019.  Masing-masing menahan dua tim papan atas, Arema FC (13/9) dan Tira Persikabo (1/9) dengan skor identik, 2-2. Yang mengesankan, Pesut Etam meraih kedua poin tersebut di kandang lawan.

Kali ini, Borneo FC akan tampil di depan pendukung mereka di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (18/9). Kepercayaan diri pemain Borneo FC kini sedang meningkat, sehingga target kemenangan pun diusung saat menjamu tim papan atas lainnya Madura United.




Baca Juga :
- Banyak Pilar Absen, Borneo FC Percaya Pemain Muda untuk Lawan PSS
- Arema FC Menang Meyakinkan Atas Madura United




Memang, Madura United tim bertabur bintang. Tapi hal itu tidak membuat nyali Borneo FC menciut. Sebab, dua lawan sebelumnya tergolong tangguh dan berhasil mereka tahan saat tampil di markas lawan.

Meski tiga pilar kali ini belum bisa tampil lantaran belum pulih dari cedera. Yakni Diego Robbie Michiels, Firdaus Ramadhan, dan Dirga Lasut. Tidak hanya itu, tim asuhan pelatih Mario Gomez tersebut membawa misi balas dendam atas kekalahan mereka pada putaran pertama di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, 28 Mei lalu.


Baca Juga :
- Jadwal Siaran Langsung Liga 1 2019, Jumat 8 November
- Reaksi Skuat Borneo FC Usai Imbang Lawan Perseru BL


Saat itu tiga gol tanpa balas Alberto Goncalves, Aleksandar Rakic, dan Greg Nwokolo memaksa Borneo FC takluk telak 0-3. “Tapi tidak ada persiapan khusus menghadapi Madura United, sebab waktu kami mepet untuk memulihkan tenaga pemain setelah pulang dari kandang Arema FC,” kata Gomez, Selasa (17/9).

“Target kami hanya ingin ambil revans atas kekalahan 0-3 di Madura. Kali ini di Samarinda tidak boleh lepas poin satu pun. Ini penting, tambahan tiga poin akan membawa Borneo FC kali pertama masuk papan atas,” mantan pelatih Persib Bandung itu menambahkan.

Namun dalam laga sore ini, tim Laskar Sape Kerrap tidak memboyong tiga pilarnya. Yakni Fandry Imbiri, Greg Nwokolo, dan Marckho Sandy Meraudje. “Madura United ada hasil tidak bagus di Madura sebelumnya, tapi itu bukan jaminan kami mudah menghadapi mereka.”.

Rizal mengaku pihaknya sangat waspada di Samarinda. Mereka bukan tim biasa dan meteri mereka tidak bisa diremehkan. “Kami akan all out amankan tiga poin, tidak boleh tidak. Kemenangan di kandang sangat penting bagi kami, dan itu bagus untuk posisi tim di klasemen,” pelatih asal Argentina tersebut menuturkan.

Menariknya laga ini juga jadi laga tandang pertama Madura United yang kini ditukangi pelatih lokal, Rasiman, setelah enam laga beruntun sebelumnya bermain di kandang. Hasil kurang memuaskan dicapai tim yang ditinggal mundur pelatih lamanya Dejan Antonic tersebut yakni dua kali menang, sekali kalah, dan tiga kalai imbang.

“Borneo FC memiliki kecepatan terutama kedua sayapnya, dan itu kami lihat ketika mereka menghadapi Arema FC dan Tira Persikabo. Oleh karena itulah, kami siapkan skema meredam kecepatan mereka. Tidak hanya kedua sayap, mereka memiliki motor serangan cerdas yang harus diwaspadai, Renan Silva.

Pelatih mereka, Mario Gomez, mempunyai kemampuan menyusun strategi tim dengan bagus, saya paham betul tentang dia. Tapi kami datang ke sini tentunya akan mencuri poin dan fight, satu atau tiga poin. Di Samarinda kami optimistis lepas dari tren negatif sebelum ini,” Rasiman meniumpali.*Noval Luthfianto

 

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news