news
LIGA 2
Menjamu PSMS, Bandung United Tidak Mau Lagi Dipermalukan di Kandang
17 September 2019 13:04 WIB
berita
Dua penyerang Bandung United Rezam Baskoro (kiri) dan Tantan bakal jadi andalan untuk membongkar pertahanan PSMS Selasa (17/9) sore/Foto: TopSkor-Jessica Margaretha
BANDUNG – Bandung United sudah bosan dipermalukan di kandang sendiri, untuk itu laga melawan PSMS Medan pada Selasa (17/9) di Stadion Siliwangi Bandung, tuan rumah tentunya menargetkan kemenangan. Bandung United sudah bosan dipermalukan karena jika melihat statistik hasil laga kandang, mereka baru mendapat tiga poin.

Sejak awal musim hiingga kemarin, Bandung United sudah enam kali dicuri poin. Yaitu tiga kekalahan dan tiga  hasil imbang. Bandung United mencatat hanya tiga kali mendapatkan tiga poin di kandang.




Baca Juga :
- Sriwijaya FC Belajar dari Dua Kekalahan melawan Persita Tangerang
- Laga Persik vs Persiraja bagaikan Final Kepagian




"Pertandingan besok (hari ini) saya tidak mau dipermalukan lagi di kandang,"  kata pelatih Bandung United  Budiman Yunus, Senin (16/9) dalam sesi pre match conference. Tim pelatih sudah mengevaluasi kelemahann yang terlihat dari pertandingan terakhir melawan Aceh Babel yang berakhir dengan kekalahan 0-1.

Pertandingan melawan PSMS ini  memang cukup berat buat saya dan pemain. Bukan hanya mental, taktik, dan strategi tapi semuanya harus siap," ucapnya. Budiman menilai PSMS dihuni pemain Liga 1 yang turun ke Liga 2, sementara timnya  akan memaksimalkan pemain yang ada.


Baca Juga :
- Jelang Hadapi Persita Tangerang, PSMS Medan di Atas Angin karena Hanya Butuh Imbang
- Delapan Besar Liga 2 di Palembang dan Sidoarjo, Persita Tetap Siap


Ditambah mayoritas pemain baru dari Liga 3 bahkan baru dikenalnya  selama sepekan. "Tidak mudah membentuk teamwork (kerja sama tim) dalam sepekan. Tapi, melawan PSMS tidak ada kata lain, dari menit awal kami harus fight dan ekstra kerja keras jika  ingin keluar dari zona degradasi," kata Budiman.

Dirinya tetap tidak ingin target ini membuat pemain terbebani. Pemain hanya perlu melupakan tren negatif dan optimistis menatap laga ke depan. Pemain juga diminta  lebih disiplin dalam sisa laga, serta memiliki keinginan mencetak gol. Ia berharap timnya dapat mengamankan tiga poin di kandang kali ini.

"Pemain jangan takut dengan gaya bermain keras PSMS, kami harus mengeluarkan ciri khas kami, karena kami bermain di kandang. Tapi tetap harus fairplay, dan semoga mental, motivasi, dan moril pemain meningkat menghadapi PSMS," kata Budiman.

Sementara itu, pelatih PSMS Jafri Sastrak menilai tidak akan mudah mencuri poin dari Bandung United. Apalahi setelah dirinya menonton video-video pertandingan Rezam Bhaskoro dan kawan-kawan dan dengan persiapan singkat  yang hanya satu hari, setelah melawan PSCS Cilacap yang lalu.

Jafri menyebut untuk mencuri poin dari Bandung United timnya harus bekerja keras  dari menit ke menit. Tanpa melihat posisi lawan di klasamen. "Kami sudah latihan mengantisipasi mereka," kata Jafri. Tujuh laga sisa akan dimanfaatkan dengan maksimal agar lolos ke delapan besar. "Kami harus optimis," Jafri menegaskan.

Di sisi lain, Aceh Babel United akan menjamu Persibat Batang Selasa (16/9) di Stadion Dipati Amir Pangkal Pinang. "Ini kandang kami, kami akan habis-habisan  untuk menang," kata I Putu Gede, pelatih Aceh Babel United..*Agustian Pratama

loading...
news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news
news