LIGA 1
Berangkat 20 September, Riedl Diperkirakan Baru Bisa Dampingi Persebaya pada 24 September
17 September 2019 13:26 WIB
berita
Suasana latihan Persebaya di Lapangan Polda Jatim Surabaya, Senin (16/8)/Foto: M. Bahrul Marzuki
SURABAYA – Persebaya Surabaya dipastikan belum akan didampingi pelatih kepala Alfred Riedl saat berjumpa PSIS Semarang Jumat (20/9) mendatang dalam lanjutan Liga 1 2019. Riedl ternyata pada hari yang sama baru melakukan perjalanan ke Indonesia dan diperkirakan baru bisa mendampingi Persebaya 24 September saat bersua Bali United.

Sebelumnya kala melawan Kalteng Putra Jumat (13/9) lalu Bajul Ijo masih didampingi caretaker Bejo Sugiantoro. Asisten pelatih Wolfgang Pikal justru mendampingi tim dari tribune penonton karena izin kerjanya dari kementerian belum turun. Pada pertandingan tersebut Persebaya merebut satu poin. Skor berakhir imbang 1-1.




Baca Juga :
- Hadapi Persebaya, Bukan Sekadar Misi Balas Dendam bagi Persib
- Pikal: Melawan Persib Bukan Ajang Coba-coba Pemain Muda




Ditemui usai memimpin latihan di lapangan Polda Jawa Tim Surabaya, Senin (16/9) Pikal menyatakan sejauh ini belum ada kendala meskipun Riedl belum datang. "Saya masih memimpin latihan tim sesuai program," ujarnya.

Pikal juga membenarkan Riedl baru berangkat ke Indonesia pada 20 September. Namun, untuk lebih pastinya mantan asisten pelatih timnas senior itu meminta wartawan untuk konfirmasi langsung kepada agen dari Riedl.


Baca Juga :
- Hadapi Persib, Osvaldo Haay Diragukan, Namun Persebaya sudah Bisa Diperkuat Diogo Campos
- Jeda Panjang Kompetisi, Pelatih Persebaya Genjot Fisik Pemain


Kemudian, saat ditanya kemungkinan Pikal bakal mendampingi tim secara langsung dari bangku cadangan saat lawan PSIS, ia menyatakan belum tahu. "Masih ada waktu beberapa hari lagi. Tapi yang jelas saya ingin (mendampingi), tapi saya harus melihat situasinya lebih dulu," Pikal menuturkan.

Jika nantinya belum bisa mendampingi tim secara langsung, tim akan tetap didampingi Bejo dari pinggir lapangan. "Kami masih punya coach Bejo. Dia sudah berpengalaman. Dia sudah ada setiap hari dari awal musim mendampingi tim," Pikal menngungkapkan.

Yang menjadi kendala bagi Persebaya saat ini menurut Pikal adalah soal kedatangan pemain baru. Sebab, sejauh ini Persebaya baru mendatangkan dua pemain pada bursa transfer paruh musim ini.

"Manajemen masih mengusahakan sebelum penutupan bursa transfer sampai jam 11 malam. Dan sekarang saya belum bisa berkomentar. Ada beberapa pemain yang masih coba mungkin dibawa ke sini. Tapi manajemen tetap usaha keras, pasti besok sudah ada kabar," ia menegaskan.

Persebaya saat ini masih mengusahakan agar bek Otavio Dutra bisa sah menjadi WNI sebelum bursa transfer paruh kedua Liga 1 ditutup. "Dutra sudah di Jakarta, dan Insya Allah dia dapat dan akan resmi jadi WNI. Manajemen masih mengusahakan untuk selesaikan, tapi belum pasti," Pikal menambahkan.

Karena proses naturalisasi Dutra belum rampung, status pemain asing Persebaya over load saat ini. Selain Dutra ada Damian Lizio, Manuckher Dzhalilov, David da Silva, dan terbaru Aryn Williams.

Keempatnya terlihat masih berlatih dalam sesi latihan tim kemarin. Sementara itu operator liga hanya membenarkan setiap tim menggunakan empat pemain asing. Harus satu berstatus dari Asia sementara sisanya bebas dari negara mana saja.*M. Bahrul Marzuki

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id