UMUM
Bima Sakti Anggap Pujian untuk Para Pemain adalah Racun
16 September 2019 22:50 WIB
berita
Timnas Indonesia U-16 berhasil meraih kemenangan besar kala menghadapi Filipina (Foto: Topskor.id / Muhammad Pratama Supriyadillah)
JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti, memprediksi anak asuhnya akan mendapatkan banyak pujian usai kemenangan besar menghadapi Filipina. Namun, coach Bima memiliki tanggapan yang tegas mengenai pujian-pujian yang datang ini.

Timnas U-16 meraih kemenangan besar saat menghadapi Filipina di pertandingan perdana Kualifikasi Piala Asia U-16 2020, Senin (16/9). Skor akhir pertandingan menunjukkan angka besar, yakni 4-0 untuk kemenangan Garuda muda.




Baca Juga :
- Banyak Diperebutkan Orang, Ini Fungsi Ketua Umum PSSI Menurut Statuta
- Penentuan Empat Tiket Promosi LTS Bandung




Kemenangan ini tentu menjadi pelipur lara penggemar sepak bola Indonesia, mengingat beberapa waktu lalu, Timnas Senior baru saja mengalami 2 kekalahan beruntun di Kualifikasi Piala Dunia 2022.

Oleh sebab itu, coach Bima memprediksi, para pemain akan dihujani pujian oleh suporter tanah air. Namun, diakui Bima, pujian yang berlebihan tersebut akan menjadi buruk bagi para pemain.


Baca Juga :
- Tira Persikabo vs Bhayangkara FC, Cari Poin Pengganti
- Hasil Banding Diumumkan, Calon Ketua Umum PSSI Tambah Jadi 11 Orang


"Saya bilang ke pemain, dengan kemenangan ini, kita belum apa-apa. Kita juga atur penggunaan medsos anak-anak, sampai sekarang saja, anak-anak ini belum pegang ponsel mereka," ucap coach Bima.

"Pasti di medsos anak-anak ini, dengan menang besar, mereka banjir pujian. Saya sampaikan ke mereka, bahwa pujian ini kalo terlalu banyak itu bisa jadi racun ke mereka," tambahnya.

Di pertandingan selanjutnya, Timnas U-16 akan menghadapi Kepulauan Mariana Utara. Eks asisten pelatih Timnas Senior di era Luis Milla ini pun mengingatkan para pemainnya jangan anggap remeh lawan.

"Kita tidak boleh anggap remeh lawan selanjutnya yakni Kepulauan Mariana Utara. Tetap harus fokus dan harapannya bisa cetak gol lebih banyak lagi," Bima mengakhiri. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah