TENIS
Jelang SEA Games, Tim Tenis Indonesia Akan Ikuti Turnamen di Jepang dan Cina
16 September 2019 14:46 WIB
berita
David Agung Susanto/Anthony Susanto (merah) saat berhadapan dengan Michael Venus/Marcus Daniell / Foto: istimewa
JAKARTA – Kapten sekaligus pelatih Tim Nasional Tenis Indonesia di ajang Piala Davis, Febi Widhianto, mengungkapkan bahwa jelang SEA Games, Indonesia akan melakoni uji coba ke berbagai negara.  Salah satu agenda uji coba adalah mengikuti turnamen internasional di Cina dan Jepang.

Indonesia menelan kekalahan saat menghadapi Selandia Baru dalam ajang Piala Davis, Sabtu (14/9) dan Minggu (15/9). Skor akhir pertandingan menunjukkan 3-1 untuk kemenangan negeri kiwi tersebut.




Baca Juga :
- Timnas U-23 Kembali Berkumpul 21 Oktober
- Tiara Andini Target Emas Downhill SEA Games 2019




Alhasil, Tim Tenis Indonesia harus menghadapi laga playoff untuk bertahan di Grup II Piala Davis. Laga playoff akan dimainkan pada Maret 2020.

Namun, fokus Pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PP PELTI) dan para petenis yang tergabung ke dalam Timnas Tenis Indonesia, sekarang beralih ke ajang SEA Games 2019. Dan jelang SEA Games, Tim Tenis Indonesia akan mulai menjalani serangkaian uji coba, termasuk mengikuti turnamen internasional di Cina dan Jepang.


Baca Juga :
- Modal Positif Timnas U-23 Menuju SEA Games 2019
- Sudah Bisa Dipesan, Ini Harga Tiket Pertandingan Sepak Bola di SEA Games 2019


“Piala Davis ini kan juga jadi ajang persiapan bagii kita. Ini selesai, kemudian kita ada turnamen di Cina dan Jepang, itu juga agenda turnamen ITF, walaupun sebenarnya sasaran utama kita ya Piala Davis ini,” ujar Febi yang bertindak sebagai kapten sekaligus pelatih untuk Indonesia di ajang Piala Davis kemarin.

“Kemarin juga ada Combiphar Tennis Open, itu juga jadi persiapan kami. Jadi, semua rangkaian uji coba dan tur selesai, kita akan mulai fokus training camp di dalam negeri 2 minggu sebelum berangkat SEA Games,” tambahnya.

Hasil dari turnamen di Cina dan Jepang, serta dari Piala Davis sendiri akan dijadikan evaluasi jelang gelaran SEA Games di Filipina mendatang. “Ya nanti kita lihat ya. Kita lihat dari sini dan beberapa turnamen ke depan,” Febi mengakhiri. ***

M
Penulis
Muhammad Pratama Supriyadillah