LIGA INGGRIS
Norwich Kekurangan Pemain saat Bungkam Juara Liga Primer
16 September 2019 09:01 WIB
berita
Striker Norwich City asal Finlandia, Teemu Pikki (kedua dari kanan) merayakan gol ke gawang Man. City bersama rekan-rekannya. Norwich di luar dugaan mampu mengalahkan juara bertahan Liga Primer itu, 3-2, di Carrow Road, Sabtu (14/9).
NORWICH - Norwich City mencetak sejarah dengan menjadi tim promosi Liga Primer pertama yang mampu mengalahkan Manchester City dalam empat tahun lebih. Menjalani laga pekan kelima di Carrow Road, Sabtu (14/9), The Canaries mengalahkan tim juara Liga Primer tersebut, 3-2.

Man. City kali terakhir kalah dari tim promosi Liga Primer saat ditekuk Burnley FC, 0-1, pada 14 Maret 2015. Setelah itu, The Citizens tidak pernah kalah 25 pertemuan dengan tim-tim promosi, termasuk dalam 18 pertandingan di bawah asuhan pelatih Josep “Pep” Guardiola.




Baca Juga :
- Update Klasemen Liga Primer Inggris Pekan 9, Minggu Dini Hari WIB
- Soal Jadwal Pertandingan Desember, Guardiola Tuding Liverpool Lebih Diuntungkan




Kemenangan atas Man. City jadi jauh lebih istimewa bagi Norwich karena mereka melakukan itu saat kehilangan tujuh pemain yang cedera. Bek kanan Maximillian Aarons dan gelandang bertahan Tom Trybull yang masing-masing sudah empat kali turun di Liga Primer, tidak bisa dimainkan.

Kondisi itu diperparah karena pemain seperti dua bek, Timm Klose dan Christoph Zimmermann, serta tiga gelandang yakni Onel Hernandez, Mario Vrancic, dan Moritz Leitner, juga masih cedera. Karenanya, pelatih Daniel Farke terpaksa mencantumkan dua kiper, Ralf Faehrmann dan Michael McGovern, dalam daftar cadangan demi memenuhi syarat jumlah tujuh pemain.


Baca Juga :
- Aguero Kecelakaan, Mobilnya Ringsek, Untung Sang Pemain Tidak Terluka
- De Bruyne dan Stones Telah Latihan, Krisis Man. City Mereda


“Ruang ganti dan Stadion Carrow Road tiba-tiba menjadi gaduh. Menang melawan tim terbaik di dunia dengan para pemain dan pelatih kelas dunia dengan kondisi kami yang bermasalah dengan cedera pemain, menjadi sesuatu yang sangat istimewa,” tutur Farke. “Namun, saya selalu percaya kepada para pemain. Kami tahu bukan favorit. Tapi, kami bermain sepak bola untuk meraih sesuatu yang istimewa bukan hanya hal-hal yang realistis.”

Farke, 42 tahun, diangkat sebagai pelatih Norwich pada Mei 2017 setelah dua musim menangani Borussia Dortmund II. Pada musim pertamanya (2017/18), The Canaries hanya finis di peringkat ke-14 Championship. Tapi musim lalu, Farke membawa klub itu finis sebagai juara kompetisi kasta kedua Inggris itu selaligus meraih promosi ke Liga Primer.

"Setiap pelatih punya gagasan dan filosofi masing-masing,” tutur Farke. “Klub ini punya gambaran jelas tentang apa yang bisa saya bawa dan saya menyadari arti Norwich City. Saya memutuskan bergabung ke sini karena saya yakin sepenuhnya klub ini adalah tempat yang saya inginkan.”

Sukses Farke sebagai pelatih Norwich sangat terbantu oleh keberadaan striker Teemu Pukki. Striker 29 tahun asal Finlandia yang dibeli dari klub Denmark, Brondby IF, pada Juni 2018 ini, jadi top scorer Championship musim lalu dengan 30 gol. Kini, dia telah mencetak enam gol dan dua assist (8 gol) dalam lima laga pertamanya di Liga Primer.

Catatan ini hanya kalah dari Sergio Aguero yang masih memegang rekor sebagai pemain terbanyak terlibat dalam proses terciptanya gol dalam lima laga pertama di ajang ini sepanjang sejarah. Striker asal Argentina itu mencetak delapan gol dan satu assist (sembilan gol) dalam lima laga pertamanya bersama Man. City pada 2011/12.

“Pukki sangat istimewa, bukan saja karena gol-golnya, tapi juga kerja kerasnya,” kata Farke. "Teemu selalu memikirkan tim terlebih dulu dan sikap ini membuatnya layak atas atas semua pujian.”*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho