TINJU
Darah Mengalir dari Pelipis, Tyson Fury Dilarikan ke Rumah Sakit dan Harus Operasi Plastik
15 September 2019 14:21 WIB
berita
Gypsy King terluka parah meski tetap menang atas Otto Wallin
LAS VEGAS - Gypsy King terluka parah. Pelipis kanannya sobek. Darah mengalir deras nyaris menutupi mata. Tapi, Tyson Fury tetap menang atas Otto Wallin. Fury memang angka telak yaitu 116-112, 117-111, dan 118-110 dalam pertarungan 12 ronde di T-Mobile, Las Vegas, Minggu (15/9). 

Tetapi Fury tidak mengadakan konferensi pers. Petinju Inggris malah dibawa langsung ke rumah sakit untuk mendapatkan penutup mata. Dia mungkin memerlukan operasi plastik untuk memperbaikinya.




Baca Juga :
- Tyson Fury Ingin Kuasai Olahraga Pertarungan, dari tinju ke WWE ... Sekarang MMA! 
- Mayweather Makan Malam di Restoran, Setiap Koki Kecipratan Rp 4,3 Juta




Dia memiliki luka dua inci di alis dan celah di kelopak matanya. Tyson Fury harus benar-benar pulih sebelum melangkah kembali di ring untuk bertanding.

Ini jelas mengesampingkan pertarungan pemanasan untuk Fury pada bulan Desember saat ia melihat ke arah pertandingan ulang dengan Deontay Wilder pada bulan Februari.


Baca Juga :
- Petinju AS Ini Berjuang Antara Hidup dan Mati, Patrick Day Operasi Otak Darurat setelah Ambruk di Ronde 10
- Debut Tyson Fury di Gulat WWE Kantongi Rp 217 Miliar, tapi Duel Ulang Kontra Wilder Dalam Bahaya


Tapi ayahnya, John Fury khawatir tentang dampak jangka panjang dari sobekan itu. Mantan petinju pro itu mengatakan: "Saya tahu ada masalah setelah ronde pertama, tidak ada pukulan di pukulannya. Dia sangat ceroboh."

Cedera seperti itu bisa menyelesaikan kariernya, ia mungkin perlu dioperasi. John Fury memeprtanyakan bagaima Otto Wallin yang terbatas bisa sedekat itu dengan Tyson Fury yang menjulang 203 cm dengan pukulan yang brilian.

"Dia terluka dan melemparkan ke angin. Dagunya ada di udara, kakinya rata, tidak ada yang baik sama sekali. Cedera seperti itu bisa menyelesaikan kariernya, dia mungkin perlu dioperasi. Saya khawatir tentang luka itu," ungkap sang ayah.

Fury Snr juga pedas dalam penilaiannya terhadap Ben Davison dan menuntut putranya memecat sang pelatih.

Dia menambahkan: "Saya tidak tahu bagaimana dia membidik tiga ronde dan membuatnya bertarung hingga 12 ronde."

“Sangat salah di kamp dan seseorang yang harus disalahkan. Tyson tidak pernah melakukan pukulan yang berarti. Jika Tyson berada di depan salah satu dari tiga atau Alexander Povetkin, dia tidak akan menang," ungkapnya.

“Saya seorang pembicara yang jujur ??dan itu adalah yang terburuk yang pernah saya lihat. Saya memiliki setengah gagasan tentang apa yang salah tetapi saya tidak dapat membagikannya. Dia telah melakukan kemah selama delapan minggu tetapi kekuatan dan kekuatannya telah hilang."

“Dia selemah anak kucing. Tubuhnya terlihat jauh lebih lembut malam ini. Dia bukan petarung ke-18, dia ingin menjadi tubuh yang cantik," tandasnya.*

news
Penulis
Suryansyah