LIGA ITALIA
Duel Federico di Firenze
14 September 2019 12:56 WIB
berita
Winger Juventus Federico Bernardeschi telah mengenal Fiorentina secara mendalam.-Topskor.id/istimewa-
TURIN – Tiga tahun lalu, Federico Bernardeschi dan Federico Chiesa masih merumput bersama di Stadio Artemio Franchi. Mereka digadang sebagai masa depan ACF Fiorentina, siap membawa klub Firenze itu bangkit di kasta elite Italia. Sabtu (14/9), keduanya bertemu lagi sebagai lawan. Chiesa masih membela panji I Viola, sedangkan Berna menyeberang ke rival bebuyutan Juventus FC.

Ini bukan pertarungan pertama, karena Bernardeschi sudah hengkang sejak 2017—transfer yang membuatnya dimusuhi publik Franchi. Namun, laga nanti merupakan momen pembuktian buat kedua pemain. Performa Chiesa terlihat inkonsisten setelah diganggu rumor mercato, sedangkan Berna juga tengah menurun dan terlempar ke bangku cadangan Juve. Bersinar di pertandingan ini bisa jadi titik balik musim mereka.




Baca Juga :
- Jadwal Pertandingan Liga Italia Serie A Pekan 8, Sabtu-Senin 19-21 Oktober 2019
- Milan Tak Kunjung Sehat




Chiesa selalu tampil dalam tiga laga Fiorentina musim ini, dua di Seri A dan sekali di Piala Italia. Namun, kontribusinya belum maksimal. Pemuda 21 tahun itu hanya mampu mencetak gol ke gawang AC Monza di laga coppa, sedangkan di liga masih tumpul. Tak heran bila I Viola juga belum mampu meraih satu poin pun.

Kegagalan di Piala Eropa U-21 bersama tim nasional Italia, ditambah isu kepindahan menuju Juve sepanjang musim panas, agaknya mengganggu pikiran Chiesa. Putra Enrico Chiesa itu tak bermain secemerlang dua musim terakhir, di mana dia kerap menjadi pembeda bagi Fiorentina. Perlu campur tangan Presiden Rocco Commisso untuk meyakinkan Chiesa untuk bertahan di Firenze, setidaknya hingga tahun depan.


Baca Juga :
- Barrow Siap Mengorbit Kembali
- Sanchez Kembali ke Lapangan pada 2020


Chiesa belum pernah mencetak gol ke gawang Juve dalam enam pertemuan di Seri A, ini bisa memotivasinya untuk bangkit. Ditambah dukungan tifosi yang menginginkannya jadi simbol tim, Chiesa bakal lebih bersemangat memperlihatkan performa terbaik. Yang lebih penting, dia ingin membantu Fiorentina meraih kemenangan perdana di Seri A musim ini.

Bernardeschi juga sedang mengalami situasi sulit. Ketika masih ditangani Massimiliano Allegri, dia merupakan salah satu andalan Juve. Tapi, sejak kedatangan Maurizio Sarri, Berna jadi lebih sering duduk di bangku cadangan. Dua pertandingan sudah berlalu, gelandang 25 tahun itu baru mengumpulkan 8 menit bermain di Seri A.

Posisi favoritnya adalah sisi kanan serangan, tapi saat ini ada Douglas Costa yang lebih dipercaya. Bernardeschi sadar bahwa dia harus bekerja lebih keras untuk masuk tim utama, karena Juve dipenuhi banyak pemain juara. Tentu saja kesempatan tak sepenuhnya tertutup. Bagaimanapun, Berna paham betul karakter Fiorentina, bahkan pernah mencetak gol ke gawang eks klubnya dalam reuni pertama di Franchi.

Chiesa akan bekerja sama dengan Franck Ribery buat mengancam pertahanan Juve, sedangkan Berna—jika dimainkan—bakal berpasangan dengan Cristiano Ronaldo untuk membantu Gonzalo Higuain lini depan I Bianconeri. “Senang bisa bekerja sama lagi dengan Cristiano. Dibandingkan dulu, saya menemukan pemain yang lebih komplit,” ujar Higuain mengenai rekannya yang sama-sama pernah merumput di Real Madrid CF.

Sarri Kembali

Pertandingan di Firenze akan menjadi debut Maurizio Sarri sebagai pelatih Juve. Pria 60 tahun itu melewatkan dua laga pertama karena penyakit pneumonia, tapi kini sudah diizinkan kembali ke pinggir lapangan. “Jauh dari sepak bola bukanlah hal mudah, tapi saya berterima kasih kepada tim dokter yang sudah menangani saya. Terkadang perlu mundur sedikit demi hal lebih penting. Lagipula para asisten melakukan tugas dengan baik selama saya tidak ada,” katanya.

Sarri ingin menandai comeback-nya dengan kemenangan, tapi Fiorentina bukan lawan mudah. Pelatih Vincenzo Montella bertekad memberi perlawanan gigih kepada sang juara bertahan. Bahkan  kalau bisa, membuat kejutan. “Anda tahu, hasil luar biasa kerap muncul dalam laga mustahil? Inilah yang kami coba lakukan melawan Juve. Kami bangkit setelah awal buruk, tak ada momen lebih tepat daripada ini,” ujar Montella. Namun, dia harus ingat juga bahwa Fiorentina selalu tumbang oleh Juve sejak 2017.*** Dari berbagai sumber 

 

FIORENTINA (4-3-3)
69 Dragowski; 21 Lirola, 4 Milenkovic, 20 Pezzella, 29 Dalbert; 78 Pulgar, 5 Badelj, 8 Castrovilli; 25 Chiesa, 10 Boateng, 7 Ribery
Cadangan: 1 Terracciano, 17 Ceccherini, 22 Caceres, 14 Dabo, 18 Ghezzal, 11 Sottil, 9 Pedro;
Pelatih: Vincenzo Montella

JUVENTUS (4-3-3)
1 Szczesny; 13 Danilo, 4 De Ligt, 19 Bonucci, 12 Sandro; 6 Khedira, 5 Pjanic, 25 Rabiot; 11 Costa, 21 Higuain, 7 Ronaldo
Cadangan: 77 Buffon, 24 Rugani, 28 Demiral, 14 Matuidi, 16 Cuadrado, 33 Bernardeschi, 10 Dybala;
Pelatih: Maurizio Sarri

X
Penulis
Xaveria Yunita