TOP OPINI FOOTBALL
Lupakan Piala Dunia 2022, Timnas Indonesia Fokus Saja Mengejar Piala Asia 2023
11 September 2019 07:23 WIB
berita
Foto - M. Pratama Supriyadillah
JAKARTA - Dua kekalahan di awal kualifikasi Piala Dunia 2022 membuat masa depan Timnas Indonesia tampak suram. Dua laga ke depan sudah menanti UEA dan Vietnam.

Di dua laga awal Indonesia menyerah dari Malaysia dan Thailand. Semua terjadi di kandang sendiri, Stadion Utama GBK Senayan, Jakarta.


Baca Juga :
- Dari Stadion Pakansari dan GBK Senayan, FIFA Sambangi Manahan Solo
- Pelatih Timnas U-16 Cina Pantau Langsung Gaya Main Indonesia




Akibatnya Indonesia terkunci di posisi terbawah. Kemasukan 6 gol, baru mencetak 2 gol. Hal itu memicu pernyataan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy, agar suporter mulai realistis.

Ya realistisnya Indonesia memang sulit bersaing di Grup G. Walaupun masih ada 6 laga tersisa. Melawan UEA 2 kali, Vietnam 2 kali, Malaysia 1 kali, dan Thailand 1 kali.


Baca Juga :
- Hadapi Cina, Filipina Tidak Ingin Dibantai Seperti Lawan Indonesia
- Sebab Serangan Timnas U-16 Indonesia Lebih Berat ke Kiri


Bila harapan untuk lolos ke kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2022 Zona Asia sudah berat, ada baiknya Indonesia menjadikan semua sisa pertandingan di Grup G untuk pemanasan play-off, agar mampu lanjut ke kualifikasi putaran ketiga Piala Asia 2023.

Skenarionya bila Indonesia menjadi juru kunci Grup G di akhir kualifikasi putaran kedua, maka akan menjalani play-off untuk bisa lolos ke putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023.

Lawan yang dihadapi adalah sesama juru kunci. Total ada 8 grup dalam kualifikasi sekarang ini.

Untuk kualifikasi Piala Dunia 2022 yang lolos ke putaran ketiga adalah juara dan empat runner-up terbaik. Sedangkan peringkat kedua sampai keempat otomatis lolos ke kualifikasi putaran ketiga Piala Asia 2023.

Sedangkan juru kunci akan memperebutkan empat tiket ke putaran ketiga kualifikasi Piala Asia 2023 itu.

Jadi sekarang ada baiknya memang Indonesia mulai mematangkan skuat, untuk mempersiapkan paling pahitnya menjadi juru kunci Grup G.*Ari DP

news
Penulis
Ari DP
Penggemar semua cabang olahraga. Asli Yogyakarta, KTP Sleman, tinggal di Jakarta.
news