LIGA INTERNASIONAL
Penyerang Inggris Ini Lebih Komplet daripada Neymar
10 September 2019 08:07 WIB
berita
Penyerang timnas Inggris Raheem Sterling (kiri) saat menjebol gawang Bulgaria dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2020 di Stadion Wembley, Sabtu (7/9) lalu./AFP
SOUTHAMPTON – Setelah sempat gagal mencetak gol dalam 27 laga bersama timnas Inggris, Raheem Sterling bangkit dan terus memperlihatkan peningkatan performa. Di mulai dengan sepasang gol saat melawan Spanyol pada Oktober 2018 lalu. Kini sang penyerang adalah salah satu pemain paling krusial bagi pelatih Gareth Southgate.

Ia pun hampir dipastikan telah mengklaim posisi starter dalam skuat The Three Lions.  Southgate patut berterima kasih kepada Josep “Pep” Guardiola. Di bawah bimbingan pelatih Manchester City FC itu, Sterling terus berkembang secara signifikan, terutama dalam hal penyelesaian akhir, sesuatu yang pernah dianggap sebagai kelemahannya.


Baca Juga :
- De Bruyne Peringatkan Liverpool, Musim Lalu Man-City Juga Tertinggal tapi Akhirnya Juara
- PSG Tanpa Neymar-Mbappe, Real Madrid Kehilangan Sergio Ramos




Terbukti, ketajaman winger 24 tahun itu terus meningkat. Musim lalu, ia mencetak 25 gol dalam 51 penampilan bersama Man. City. Jumlah tersebut menjadi catatan terbaik Sterling sepanjang kariernya. Meski telah menjelma sebagai pemain yang tajam, mantan pemain Liverpool FC itu tidak kehilangan kreativitasnya.

Hal tersebut dibuktikan dengan sumbangan 18 assist untuk The Citizens sepanjang 2018/19. Musim ini, catatan gol sang pemain diyakini bisa lebih baik lagi. Dalam lima penampilannya di semua kompetisi sepanjang 2019/20, Sterling telah membukukan enam gol. Performa brilian di level klub pun mampu dibawanya ke timnas.


Baca Juga :
- Norwich Kekurangan Pemain saat Bungkam Juara Liga Primer
- Norwich City Perlihatkan Kelasnya Saat Jamu Manchester City


Sepanjang tahun ini, Sterling telah mencetak lima gol dan tiga assist dalam lima penampilannya memperkuat Inggris. Jumlah itu merupakan statistik tahunan terbaik pemain kelahiran Kingston, Jamaika tersebut sejak melakoni debut pada 2012 lalu. Sebelumnya, catatan terbaiknya adalah dua gol dalam tujuh laga sepanjang 2015.

Torehan Sterling pun diyakini masih bisa terus bertambah mengingat masih cukup banyak laga yang harus dijalani The Three Lions pada 2019 ini. Setelah menyumbang satu gol saat mengalahkan Bulgaria pada Sabtu (7/9) lalu, ia berpeluang menambah koleksinya saat Inggris menjamu Kosovo di Stadion St. Mary’s, Selasa (10/9) malam.

Jika Southgate mampu menemukan sistem yang bisa membantu Sterling mencapai potensi maksimalnya, sang pemain bisa membawa Inggris menjadi juara Piala Eropa 2020 mendatang. Pasalnya, Sterling dianggap sosok pemain yang mampu membuat perbedaan bagi timnya. Bersama Kane, ia adalah ujung tombak The Three Lions.

Bahkan dengan performa konsisten yang diperlihatkannya, Sterling dianggap lebih komplet dibandingkan bintang Brasil, Neymar Junior. Jika mengomparasi statistik keduanya musim lalu, Sterling mengungguli penyerang Paris Saint Germain FC (PSG) tersebut. Musim lalu, Neymar menyumbang 23 gol dan 13 assist bagi Les Parisiens.    

Sedangkan bersama Brasil, pemain 27 tahun itu baru tampil dua kali sepanjang 2019 dengan sumbangan satu gol dan satu assist. “Dengan melupakan tingkah Neymar di luar lapangan, saya pikir Sterling tetap lebih baik darinya di dalam lapangan. Dia bisa menyamai bahkan melebihi Neymar,” ujar mantan striker Chelsea FC Tony Cascarino.*     

   

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E
news