LIGA SPANYOL
Awal Musim Negatif Jovic
10 September 2019 13:50 WIB
berita
Penyerang Madrid, Luka Jovic belum mampu memperlihatkan versi terbaik lantaran persoalan fisik yang kerap menganggu. –Topskor/Ist
MADRID – Alasan Real Madrid mendatangkan Luka Jovic musim panas ini tidak lain adalah untuk mengatasi minimnya gol tim. Itulah yang dialami tim berjulukan Los Blancos ini musim lalu sepeninggal lumbung golnya, Cristiano Ronaldo. Sayangnya, sejauh ini penyerang asal Serbia itu belum mampu menjawab kepercayaan klub tersebut.

Padahal, dengan riwayat kerja di Eintracht Frankfurt musim lalu, harusnya menjadi garansi ketajaman Jovic. Sepanjang 2018/19, pemain 21 tahun ini mampu membukukan 27 gol dari 48 pertandingan di semua ajang. Dia bahkan mampu menyumbang tujuh assist.




Baca Juga :
- Update Klasemen La Liga Spanyol, Senin Dini Hari WIB
- Reaksi Zidane Usai Real Madrid Kalah dari Mallorca




Namun faktanya, Jovic mengalami awal musim negatif di Madrid. Sudah 261 menit dikemasnya dan tidak satu gol pun lahir dari kaki maupun kepalanya. Paceklik gol sebenarnya dialami pemain Bosnia dan Herzegovina sejak 10 Juni, atau beberapa hari setelah dirinya mengkorfimasi transfernya ke Los Blancos.

Gol tersebut dicetaknya bersama tim nasional Serbia saat menghadapi Lithuania (4-1) di Kualifikasi Piala Eropa 2020. Sejak saat itu, ada 10 pertandingan dan lebih dari 420 menit dia kehilangan kemampuannya dalam merobek gawang lawan.


Baca Juga :
- Update Klasemen La Liga Spanyol Pekan 9, Minggu Dini Hari WIB
- Libas Osasuna, Granada Tekan Real Madrid dan Barcelona


"Setiap orang dalam hidup ini memiliki talenta, dan saya pikir kelebihan saya adalah mencetak gol. Saya tidak tahu sejak kapan saya bermain sebagai penyerang, tapi yang pasti saya selalu terobsesi mencetak gol,” kata Jovic saat pertama kali melakukan wawancara sebagai pemain Madrid.

Setelah berada di Madrid, dengan cedera di antaranya, Jovic telah memainkan delapan pertandingan (tiga di LaLiga dan lima di pramusim). Dan statistiknya hanya satu tembakan membentur gawang saat menghadapi Real Valladolid di jornada dua.

Di pertandingan terakhir Madrid, saat menghadapi Villarreal CF, dia tampil untuk pertama kalinya sebagai starter. Pelatih Zinedine Zidane memasangnya di depan bersama Karim Benzema dalam skema 4-4-2. Namun, publik melihat kedua pemain ini tidak bisa disatukan. Tidak ada chemistry di antara mereka. 

Kini, dengan akan pulihnya Eden Hazard, peluang Jovic kembali tampil dari menit pertama dipastikan menyusut. Pemain yang memiliki kekuatan di kaki kanannya diperkirakan akan menjadi pemain pelapis dalam taktik Zidane.

Nahasnya lagi, Jovic harus berjuang dari ruang perawatan menyusul kabar cedera yang dialaminya bersama Serbia. Dia dipastikan absen melawan Luksemburg di lanjutkan kualifikasi Piala Eropa 2020 dan akan kembali ke Valdebebas untuk menjalani pemeriksaan.

Jovic mengalami cedera saat Serbia dikalahkan Portugal (4-2) pada Sabtu lalu. Tampil sebagai pemain pengganti, Jovic hanya bertahan tiga menit sebelum akhirnya ditarik kembali pada menit ke-87. Federasi Sepak Bola Serbia tidak memberikan informasi detail terkait kondisi cedera sang pemain.* DINI WULANDARI DARI BERBAGAI SUMBER

 

ANGKA

99

Ada 99 menit yang sudah dikumpulkan Luka Jovic dari tiga pertandingan LaLiga musim ini, dan hanya menghasilkan satu tembakan. 

 

2

Jovic merupakan pembelian termahal kedua Madrid musim ini setelah Eden Hazard. Pemain Serbia ini dibeli dengan harga 60 juta euro.

D
Penulis
Dini Wulandari