LIGA 1
Selama Berlatih di Bandung Performa Barito Putera Meningkat
10 September 2019 14:19 WIB
berita
Gelandang Barito Putera Gavin Kwan Adsit (tengah) berjibaku saat uji coba melawan PVJ di Bandung/Foto: Dani Wihara
BANDUNG – Sepekan berada di Bandung, pelatih Djadjang Nurdjaman melihat progres latihan Barito Putera sangat positif. Semua keinginannya sepanjang training center (TC) di Bandung tergambar secara utuh. Tinggal mematangkannya hingga bentrok lawan Madura United, Sabtu (14/9).

"Semua yang kami buat dan skenariokan di Bandung sudah tergambar jelas. Sisa hari yang ada sebelum terbang ke Madura akan kami manfaatkan sebaik-baiknya," kata Djadjang, Senin (9/9) di Lapangan ITB Bandung. Indikatornya, perubahan gaya bermain dan taktikal yang berbeda dibanding sebelumnya.




Baca Juga :
- Barito Putera Kena Imbas Meningkatnya Performa Semen Padang
- Milomir Seslija Menyebut Dua Alasan Arema Kalak Telak dari PSM




Gavin Kwan Adsit dan kawan-kawan sudah memahami cara bermain yang disuntikkan Djanur, sapaan akrab Djadjang, yang baru menggantikan pelatih Jacksen F. Tiago. "Pemain sudah bisa menyerap dan menerapkan gaya permainan yang saya suntikkan. Cepat memahami skema yang kami inginkan,” ujar Djanur, memuji.

Pelatih 60 tahun ini menilai pemainnya enjoy menjalani materi latihan. “Itu terlihat dari dua laga uji coba yang kami gelar sebelumnya. Permainan lancar, menang juga besar," Djanur mengungkapkan


Baca Juga :
- Preview PSM vs Arema, Saatnya Revans bagi Juku Eja
- Soal Venue Persib vs Persija, Begini Perkembangannya


Dalam dua kali uji coba lawan Song FC dan PVJ yang berisikan mantan pemain Persib era 2000-an seperti Eka Ramdani, Yaris Riyadi, Zaenal Arief, Erik Setyawan, Cecep Supriatna, dan Boy Jati Asmara, Laskar Antasari unggul di atas 10 gol. Penampilannya impresif dan antusiasmenya sangat tinggi. Tidak peduli rivalnya beda kelas.

"Buat saya bukan banyaknya gol yang dicari. Mereka berani bermain normal dan mengembangkan permainan sesuai kapasitasnya, sudah bagus. Sebab saya ingin mental bermain berubah," ucap Djanur.

Dalam kaca mata Djanur, masalah krusial Barito Putera pada putaran pertama adalah mental tanding. Pemain tidak enjoy bermain. Selalu tertekan dan takut kalah. Semua kapasitas tekniknya tidak keluar. Padahal dari sisi materi pemain cukup berkualitas.

 "Makanya saya pulihkan dulu mentalnya. Membiasakan mereka bermain lepas tapi efektif untuk menciptakan gol," ujar mantan pelatih Persib Bandung dan Persebaya Surabaya itu.

Gavin, gelandang Barito Putera, menyebut pihaknya memang harus menunjukkan antusiasme tinggi. Selain pelatih baru, banyak pemain baru yang memberi perubahan dalam tim.

“Kami juga optimistis dari Bandung bisa melakukan banyak perubahan dalam tim. Sebab kami enjoy dan menikmati semua program yang diberikan pelatih," kata Gavin.

Soal pemain anyar, Djanur sudah mematenkan trio asing Kosuke Yamazaki Uchida, Casio de Jesus, dan Fransisco Tores. Dari barisan lokal hanya Sackie Doe, pemain naturalisasi asal Nigeria. Ia pernah bermain untuk Laskar Antasari pada Liga Indonesia 2012.

"Saya sudah rekomendasikan ke manajemen untuk segera mengontrak Sackie. Ia memenuhi kriteria gelandang yang saya butuhkan. Semoga mereka bisa bantu kami lolos dari zona degradasi," ujar Djanur.*Dani Wihara

 

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id