LIGA INGGRIS
Foden Jawab Komentar Guardiola dengan Performa
09 September 2019 13:35 WIB
berita
Phil Foden bermain impresif saat menjadi otak serangan timnas Inggris U-21 yang mengalahkan Turki di kualifikasi Kejuaraaan Eropa U-21, Jumat (6/9) lalu.
IZMET - Komentar pelatih Manchester City Josep Guardiola dijawab Phil Foden, salah satu pemain muda klub tersebut. Gelandang serang The Citizens yang baru 19 tahun itu menjadi kunci saat tim nasional (timnas) Inggris U-21 melibas Turki U-21, 3-2, pada kualifikasi Piala Eropa U-21. Aksi impresif bersama The Young Lions – menjadi starter dan membuat assist untuk gol penentu yang dicetak Eddie Nketiah – sebagai jawaban atas komentar Guardiola.

Sebelumnya, pelatih yang akrab disapa Pep itu menilai Foden terlalu pendiam atau pemalu. Itu mengapa, di Liga Primer 2019/20, Foden baru sekali tampil dari empat pertandingan. Itu pun sebagai cadangan saat Man. City menghajar West Ham United 5-0 pada 10 Agustus lalu. Foden masuk pada menit ke-80 menggantikan David Silva.


Baca Juga :
- De Bruyne Peringatkan Liverpool, Musim Lalu Man-City Juga Tertinggal tapi Akhirnya Juara
- The Saints Tidak Terkalahkan di Empat Laga Terakhir Semua Ajang




Hanya, setelah itu, gelandang 19 tahun ini belum mendapat kepercayaan dari Pep. Ini ironis mengingat musim lalu, Foden dipercaya hingga 13 kali tampil di Liga Primer yang meningkat setelah pada 2017/18 lima kali diturunkan. Bahkan, Guardiola sempat memujinya sebagai salah satu pemain yang memiliki masa depan cerah.

“Akan menyenangkan jika Pep menyaksikan pertandingan kami di Turki. Namun, mungkin pelatih sedang mengambil liburan dengan bermain golf atau melakukan sesuatu. Saya tidak bisa menyalahkannya,” kata Foden yang mengisyaratkan dirinya juga memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk menepis anggapan pemalu dari Guardiola.


Baca Juga :
- Norwich Kekurangan Pemain saat Bungkam Juara Liga Primer
- Man. City Butuh Laporte


Maklum, pelatih asal Spanyol itu mengakui, Foden memiliki kualitas sebagai pemain hebat. Hanya, dia menilai, Foden belum saatnya untuk berkembang. Ditambah, usia yang masih belia. Guardiola memprediksi, kemungkinan, Foden akan lebih matang pada dua atau tiga tahun mendatang.

Di sisi lain, Foden merasa terpinggirkan karena baru sekali tampil dengan durasi 10 menit. Terutama, dibandingkan dengan dua musim sebelumnya. Wajar, jika jebolan akademi sepak bola Man. City ini berharap Guardiola lebih sering memberi kepercayaan pada Liga Primer 2019/20 ini.

“Saya selalu mengatakan, siap untuk bermain. Saya mencoba menunjukkannya kepada pelatih dalam setiap pelatihan sehari-hari. Ada beberapa rekan setim yang mengatakan kepada saya untuk bersabar. Namun, jelas saya lapar (untuk bertanding). Saya ingin segera bermain lagi. Saya siap berjuang setiap hari demi itu,” Foden, menegaskan.

Hanya, kemungkinan dia harus lebih bersabar. Itu mengingat stok di lini tengah Man. City berlimpah. Bahkan, ada beberapa pemain senior yang rela terpinggirkan. Akibatnya, muncul rumor bakal pergi pada bursa transfer musim dingin, Januari mendatang. Misalnya, di sektor depan dengan Leroy Sane dan Riyad Mahrez dikaitkan hengkang.*CHOIRUL HUDA DARI BERBAGAI SUMBER

 

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho
news