LIGA INTERNASIONAL
Coman Unjuk Gigi, Prancis Belum Nyaman di Puncak
09 September 2019 13:15 WIB
berita
Winger timnas Prancis Kingsley Coman (kanan) coba melewati seorang pemain Albania dalam laga lanjutan kualifikasi Piala Eropa di Stadion De France, Sabtu (7/9) lalu.
PARIS – Timnas Prancis mampu tetap di puncak Grup H kualifikasi Piala Eropa 2020 usai memukul tamunya, Albania, 4-1, di Stadion De France, Sabtu (7/9). Kingsley Coman menjadi bintang dengan membukukan dua gol sementara dua gol lainnya dicetak oleh Olivier Giroud dan debutan Jonathan Ikone.

Kemenangan atas Albania membuat Prancis kini mengumpulkan 12 poin dari lima pertandingan. Tapi, Les Bleus belum nyaman hanya unggul selisih gol atas Turki dan Islandia yang juga mengantongi nilai yang sama. Turki yang menempati peringkat kedua juga meraih kemenangan dengan mengalahkan Andorra 1-0 sementara Islandia menghajar Moldova 3-0.




Baca Juga :
- Sirigu Enggan Geser Donnarumma
- Inter Bidik Pemain Pemenang Piala Dunia sebagai Pengganti Sanchez




Coman, satu dari empat pemain FC Bayern Muenchen yang masuk starting eleven Prancis, menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol pertama memanfaatkan umpan Raphael Varane. Giroud menggandakan keunggulan Les Bleus dengan menyambar umpan silang Lucas Hernandez, rekan satu klub Coman.

Prancis sempat mendapatkan peluang untuk mencetak gol ketiga saat mendapatkan hadiah penati di menit ke-36. Tapi, eksekusi yang dilakukan Antoine Griezmann masih menghantam mistar gawang.


Baca Juga :
- Selebrasi ala Militer Lagi, Turki Abaikan Kecaman
- Les Bleus Tertahan Turki


Meski begitu, Prancis tetap di atas angin dan Coman kembali mencetak gol di babak kedua memanfaatkan operan Griezmann. Pemain 23 tahun ini kemudian digantikan oleh Ikone. Ini laga pertama yang dilakoni striker Lille OSC tersebut bersama Les Bleus dan dia menyempurnakan momen istimewa itu dengan sebuah gol.

Albania yang lebih banyak bermain di daerah sendiri sepanjang pertandingan akhirnya mendapatkan gol hiburan di menit terakhir. Kiper Prancis, Hugo Lloris, menjatuhkan Sokol Cikalleshi sehingga wasit menunjuk titik putih dan Cikalleshi sendiri yang mengkonversi penalti itu menjadi gol.

“Ini pertandingan yang bagus, untuk saya pribadi dan tim secara kolektif. Saya sangat bahagia,” kata Coman.“Kami telah bekerja keras dan tetap fokus dari awal hingga akhir. Jadi, ini merupakan hasil yang logis.”

Bagi Coman, torehan ke gawang Albania menjadi gol kedua dan ketiganya untuk timnas Prancis. Sering tidak dipanggil karena cedera, penyerang sayap 23 tahun itu baru mencetak gol dalam 15 laga terakhir memperkuat Prancis. Sebelum melawan Albania, Coman mencetak gol untuk Prancis pada 29 maret 2016, saat timnya mengalahkan Rusia, 4-2 di laga uji coba.

Pada pertandingan berikutnya, Prancis akan menjamu Andorra di De France, Selasa (10/9) besok. Les Bleus diprediksi bakal kembali meraup kemenangan besar dalam pertandingan ini.

Maklum, Andorra merupakan tim terlemah di Grup H karena belum meraih poin dan gol. Kekalahan 0-1 dari Turki di Istanbul, Jumat lalu merupakan kekalahan ke-55 yang ditelan Andorra dalam 55 laga yang telah mereka mainkan di babak kualifikasi Piala Eropa.*RIJAL ALFURQON DARI BERBAGAI SUMBER

T
Penulis
Tri Cahyo Nugroho