news
LIGA INGGRIS
Pecat Javi Gracia, Watford Tunjuk Pelatih Baru Namun Tidak Asing
09 September 2019 14:13 WIB
berita
Quique Sanchez Flores yang pernah mengasuh Watford pada 2015-2016 kembali ditunjuk menjadi pelatih di Vicarage Road menggantikan Javi Gracia./AFP
WATFORD - Watford FC menunjuk Quique Sanchez Flores sebagai pelatih baru, hanya 30 menit setelah memecat Javi Gracia. The Hornets memutuskan untuk kembali beralih kepada sang mantan juru taktik dengan target utama adalah menyelamatkan klub yang sejauh ini masih terpuruk di dasar klasemen setelah empat laga Liga Primer 2019/20.

Gracia, 49 tahun, dipecat karena hanya bisa meraih satu dari kemungkinan 12 poin musim ini - empat bulan setelah membawa Watford ke final Piala FA. Dan, hingga awal September, Troy Deeney dan kawan-kawan merupakan satu-satunya tim yang belum pernah memenangkan satu pun pertandingan di Liga Primer musim ini.




Baca Juga :
- Pulisic Kembali Curi Panggung
- Spirit dan Daya Juang Norwich Menurun




Yang menarik Watford mengumumkan pemecatan Gracia itu tepat setelah dimulainya kick-off kualifikasi Piala Eropa 2020 antara timnas Inggris dan Bulgaria. Dan, sebelum peluit babak kedua berbunyi, mereka sudah mengungkapkan bahwa Sanchez Flores akan kembali ke Vicarage Road untuk periode keduanya sebagai pelatih The Hornets.

Sanchez Flores, 54 tahun, telah menikmati periode pertama yang cukup sukses dengan mengantar Watford finis di papan tengah Liga Primer pada 2015/16. Sayangnya, Keluarga Pozzo sebagai pemilik klub malah memecatnya musim berikutnya. Mereka lalu berturut-turut memboyong Walter Mazzarri dan Marco Silva.


Baca Juga :
- Penyerang Brasil Ini Jadi Favorit Pelatih Chelsea
- Sepupu Bek Andalan Bayern Munchen Ini Jadi Incaran Dua Klub Liga Primer


Pada Januari 2018, Gracia didatangkan dari Rubin Kazan. SunSport mengungkapkan bulan lalu bagaimana pelatih asal Spanyol itu berjuang untuk masa depannya setelah kekalahan 1-3 di kandang dari West Ham United FC. Itu membuat timnya tanpa poin setelah tiga laga pertama, jelang lawatan penting ke Newcastle United FC.

Laga di St James' Park yang berakhir 1-1 itu jadi perpisahannya dengan The Hornets. Gracia menyadari posisinya terancam menyusul sederet hasil yang mengecewakan. Watford kehilangan sembilan dari 13 laga papan atas terakhir mereka, meski kekalahan terburuk terjadi saat takluk 0-6 dari Manchester City dalam final Piala FC di Wembley.

Ketua dan CEO Watford, Scott Duxbury menyampaikan pernyataannya, terkait nasib pelatih yang mendampingi klub itu final Piala FA pertama mereka setelah 35 tahun: "Javi Gracia telah mewakili Watford dengan harga diri yang tinggi dan akan selalu layak mendapatkan penghargaan penuh dari kami untuk pencapaiannya tersebut."

Staf Gracia juga akan meninggalkan klub, menjelang penunjukan tim kepelatihan yang baru. Pernyataan klub menambahkan: "Semua orang di Watford berharap yang terbaik bagi Javi Gracia dan para stafnya di masa depan, dan mereka akan selalu menjadi sosok yang disambut di di Vicarage Road."

Sebelum kembali ditunjuk Watford, Sanchez Flores telah menganggur sejak kehilangan pekerjaan bersama klub Liga Super Cina, Shanghai Shenhua, awal musim panas ini. Dia masih sosok yang populer di kompleks latihan Watford di Hertfordshire setelah satu musim bertugas di klub selama 2015/16, musim pertama klub itu di Liga Primer.

Laga debut Sanchez Flores akan terjadi dalam laga melawan Arsenal FC pada Minggu (15/9) dan pendukung The Hornets sudah dilingkupi optimisme tinggi. Karena pelatih asal Spanyol ini mengantongi rekor pertemuan yang impresif melawan pelatih The Gunners, Unai Emery. Ia menang tiga kali dan hanya sekali kalah dalam tujuh laga.***NURUL IKA HIDAYATI

Komparasi Javi Gracia vs Quique S. Flores bersama Watford

Javi Gracia
Periode: 21 Januari 2018 – 7 September 2019
Laga: 66
Menang: 25
Seri: 13
Kalah: 28
Gol: 84
Kebobolan: 104
Persentase menang: 37,9%

Quique S. Flores
Periode: 5 Juni 2015 – 16 Mei 2016
Laga: 44
Menang: 16
Seri: 9
Kalah: 19
Gol: 46
Kebobolan: 54
Persentase menang: 36,3%


 

 

loading...
I
Penulis
I Gede Ardy E
news
news