TOP FEATURE FOOTBALL
Klopp Mengaku Sering Kelewat Batas jika Melakukan Selebrasi
07 September 2019 15:09 WIB
berita
Pelatih Liverpool Juergen Klopp tertawa saat duduk di atas bus atap terbuka dalam parade juara Liga Champions 2018/19./Istimewa
SIAPA yang bisa melupakan foto brilian Juergen Klopp berselebrasi di atas bus atap terbuka Liverpool FC menyusul kemenangan di final Liga Champions 2018/19 pada Juni lalu. Pelatih asal Jerman itu menegak bir demi bir dan hampir terjatuh dalam salah satu atmosfer paling luar biasa yang pernah disaksikan warga kota Liverpool.

Bukan rahasia bahwa Klopp sangat menyukai pesta perayaan dan butuh alasan untuk larut dalam kemeriahan seperti itu. Sehingga bisa dibayangkan bagaimana dia begitu memanfaatkan kemenangan The Reds di Eropa. Namun, dalam wawancara baru-baru ini, dia mengungkap satu kisah selebrasi terbesar dalam kariernya, delapan tahun lalu.


Baca Juga :
- Messi Kembali Berlatih, tapi Belum Tentu Main Lawan Dortmund
- Bukan Moh Salah atau Mane, Heskey Justru Menyebut Firmino Membawa Perubahan Liverpool




Dalam film dokumenter Amazon Prime yang baru dan diceritakan kembali oleh The Sportsman, Klopp menceritakan salah satu cerita paling gila yang pernah didengar penggemarnya. Bahkan, apabila ada orang selain Klopp yang mengatakannya, hampir tidak ada yang akan percaya itu pernah terjadi.

Peristiwa tersebut terjadi ketika ia larut dalam selebrasi bersejarah Borussia Dortmund kala juara Bundesliga pada 2011. Die Borussen finis delapan poin di depan runner-up Bayer Leverkusen. Bisa dimengerti Klopp berada dalam mood “pesta” begitu timnya mengangkat perisai trofi kompetisi kasta tertinggi Jerman itu.


Baca Juga :
- Firmino Spesial dan Komplet
- Rekor Mane di Anfield Sempurna


“Saat itu saya benar-benar mabuk yang mungkin terlihat dalam beberapa wawancara," Klopp memulai kisahnya. “Saya tak ingat banyak hal. Kecuali satu! Saya tidak yakin apakah pernah memberi tahu siapa pun. Saya terbangun di dalam sebuah truk di sebuah garasi. Sendirian! Saya ingat itu, tetapi saya tidak tahu apa yang terjadi sebelumnya.”

Ia melanjutkan, “Saya bangun, turun dari truk dan menemukan diri saya berada di aula pabrik besar. Lalu saya berjalan melintasi halaman dan melihat siluet seorang pria. “Ternyata sosok yang saya lihat itu adalah Aki Watzke (Hans-Joachim Watzke, CEO Dortmund). Rupanya Aki dan saya adalah satu-satunya orang di halaman yang luas itu.”

Luar biasa, Klopp sebenarnya tertidur di atas truk hanya untuk bangun dan menemukan satu-satunya orang lain di dekatnya adalah bosnya. Setelah berkeliaran di jalan, Watzke dan Klopp akhirnya menghentikan sebuah Mercedes tua untuk menumpang kembali ke kota.

“Pemiliknya orang Turki. Dan saat itu Aki mengatakan 'Bawa kami ke Italia'. Tentu dia menolak, ‘Tidak, saya tidak akan mengantar kalian ke sana. Lalu Aki merogoh sakunya, menemukan 200 euro. Dia melihat uang itu, lalu menjawab, ‘OK’. Selama perjalanan, saya terus mendengar suara 'cluck, cluck, cluck'. Saya pikir saya bermimpi. Namun ternyata bagasi mobil tua itu dipenuhi ayam!”

Bayangkan! Watzke dan Klopp membayar 200 euro untuk menumpang mobil yang dipenuhi ayam hanya beberapa jam setelah membawa Dortmund meraih gelar Bundesliga. Lucunya lagi, menurut Watzke, ada juga tiga domba jantan mati di dalam mobil tersebut, yang Klopp, masih dalam keadaan setengah sadar akibat terlalu banyak minum, bahkan tidak menyadarinya.

Pada akhirnya keduanya berhasil sampai di tujuan meski harus memutar akibat banyak penutupan jalan - kota ditutup untuk perayaan - sebelum ingatan Klopp memudar dan cerita berakhir. Sungguh, membayangkan pelatih karismatik The Reds tersebut mabuk yang duduk di mobil yang dipenuhi puluhan ayam adalah sebuah gambaran yang sangat lucu!*NURUL IKA HIDAYATI

 

 

I
Penulis
I Gede Ardy E
news