LIGA 1
Persib Siap Menghadapi Jadwal Padat Putaran Kedua
07 September 2019 14:44 WIB
berita
Suasana latihan Persib/Foto:Ady Sesotya
BANDUNG – Program peningkatan fisik kini menjadi menu utama Persib Bandung. Hal ini untuk mengantisipasi sekaligus persiapan menghadapi jadwal padat putaran kedua Liga 1 2019 yang mulai diputar kembali 14 September mendatang.

Seperti diketahui, Maung Bandung akan menghadapi jadwal padat pada putaran kedua nanti. Persib akan mengawalinya saat bertandang ke kandang Tira Persikabo 14 September. Setelah itu empat hari kemudian menjamu Semen Padang pada 18 September.


Baca Juga :
- Lini Serang Jadi Sorotan Pelatih Persib Robert Rene Alberts
- Golnya Selamatkan Persib, Begini Komentar Nick Kuipers




Dilanjutkan laga tandang 23 September menghadapi Persipura Jayapura dan 28 September menjamu Arema FC. Pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya, memastikan Supardi Nasir dan kawan kawan dalam kondisi stabil. Artinya, kata Yaya, setelah menjalani libur tiga hari kondisi fisik para pemain tidak mengalami penurunan berarti.

"Setelah menjalani latihan tiga hari ini kami sudah sampaikan ke pelatih bahwa  kondisi fisik pemain tidak mengecewakan. Kami justru akan tingkatkan karena kami tahu pada pekan-pekan awal putaran kedua nanti kondisi fisik pemain harus benar-benar fit," kata Yaya, Jumat (6/9) di Lapangan Lodaya.


Baca Juga :
- Bus Persib Dilempar Batu, 2 Pemain Terluka
- Persib hadapi Tira Persikabo dengan Sprit Baru


Karena itu katanya lagi, materi latihan harus benar-benar terukur sehingga kondisi pemain tetap terjaga. “Kami juga tidak memberikan latihan fisik yang berat, terpenting kami berikan secara terus menerus dan meningkatkan stamina agar lebih stabil daripada putaran pertama," ia mengungkapkan.

Menurut Yaya, program yang diberikan kepada pemain intinya untuk membangun kondisi fisik yang lebih baik. "Tentunya,  kami juga akan mengevaluasi kondisi fisik yang sudah dibangun pada putaran pertama," Yaya menambahkan.

Persib memiliki waktu 10 hari sebelum menjalani putaran kedua. Yaya menegaskan, waktu tersebut ideal untuk membangun semua kondisi yang akan disiapkan menghadapi putaran kedua yang berat. Kendati demikian, di sisa waktu sebelum putaran kedua bergulir,  jajaran pelatih belum merencanakan uji coba untuk menguji fisik maupun teknis skuat yang disiapkan.

"Untuk program uji coba itu program pelatih kepala. Bisa saja digelar, namun sifatnya hanya sebatas game internal. Maka itu terpenting kondisi pemain harus siap dulu, dan kami sudah siapkan program untuk putaran kedua," ujarnya. Program peningkatan fisik dipastikan akan dilakukan pekan depan menyusul tim dalam jumlah pemain yang lengkap.

Seperti diketahui, saat ini program yang diterapkan pelatih belum diikuti seluruh pemain. Ini lantaran sebagian pemain seperti Ezechiel N'Douassel masih memperkuat tim nasional negaranya. Termasuk Febri Hariadi yang dipanggil ke timnas Indonesia. Sedangkan bek Nick Kuipers sementara diistirahatkan karena mengalami gangguan pencernaan.

"Diagendakan,  latihan peningkatan fisik sesungguhnya akan kami gelar pekan depan setelah pemain hadir seluruhnya," ia menuturkan. Karena itulah, kata Yaya, idealnya untuk masa persiapan kali ini tim asuhan Robert Rene Alberts itu menjalani latihan dua kali sehari.

"Untuk latihan pagi teknik di lapangan, meningkatkan endurance, latihan dengan bola, lalu pada latihan sore kami gelar di gym. Jadi sedikit ada penyeimbang untuk membangun stamina selama belum ada pertandingan. Manfaatnya agar kondisi semua pemain tetap terjaga, " ujar Yaya.*Arief Nugraha K

news
Penulis
Kunta Bayu Waskita
Nyaman di Harian TopSkor, Mantap di TopSkor.id
news