LIGA ITALIA
Chiesa-Barella Terburuk di Gli Azzurri
07 September 2019 13:49 WIB
berita
Federico Chiesa tampil kurang maksimal untuk Gli Azzurri.-Topskor.id/istimewa-
YERENVAN – Dalam tempo tiga bulan, nasib dua pemain masa depan Italia, Federico Chiesa dan Nicolo Barella berubah. Juni lalu, dalam putaran pertama kualifikasi Piala Eropa 2020, kedua bintang muda itu dielu-elukan layaknya pahlawan, namun Kamis (5/9), saat tim bertandang ke Yerenvan, mereka dihujani kritik.

Chiesa dan Barella mendapatkan nilai terburuk dibandingkan rekan-rekannya yang berjuang melawan Armenia. Banyak yang menduga anjloknya kinerja mereka terpengaruh oleh keputusan klub.




Baca Juga :
- Berebut 18 Posisi yang Masih Tersedia
- Sanchez Kembali ke Lapangan pada 2020




Sejak keinginannya pindah ke tim besar ditolak patron ACF Fiorentina Rocco Commisso, winger 21 tahun itu seolah bermain setengah hati. Hal ini berimbas ke penampilannya di tim nasional Italia. Kemarin dia diminta untuk bertukar posisi dengan Federico Bernardeschi untuk memudahkan Andrea Belotti sampai ke depan.

Di luar dari assist yang disia-siakan Belotti, performanya mengecewakan. Chiesa kerap kehilangan bola dan penguasaan area. Pelatih Roberto Mancini merasa kalau dibiarkan maka akan merugikan tim. Akibatnya setelah satu jam, penyerang sayap itu diganti oleh Lorenzo Pellegrini. Gelandang AS Roma itu membuat permainan lebih bergairah dan membawa Gli Azzurri unggul dengan golnya.


Baca Juga :
- Trigoria Bersolek buat Piala Eropa 2020
- Sirigu Enggan Geser Donnarumma


“Federico sedang membayar sebuah musim panas yang rumit, tapi sekarang dia harus memusatkan pikiran kepada pekerjaan. Dia harus bahagia karena Fiorentina sebuah tim besar, menemukan lagai ketenangan yang tidak dimiliki selama musim panas ini untuk mencapai kinerja maksimal,” Mancini mengritik sekaligus memberi nasihat.

Sementara itu, Barella tampak kedodoran dari segi fisik. Gelandang baru FC Internazionale tersebut gagal melakukan intervensi yang berbuah serangan balik mematikan dari tuan rumah. Dia juga hanya sedikit terlibat dalam aksi tim.

Sebenarnya bisa dimaklumi bahwa pemain kurang gereget. Pasalnya, di level tim, pelatih Antonio Conte hanya memainkannya selama 45 menit di Seri A. Kualitasnya dipandang masih jauh di belakang Matias Vecino, Marcelo Brozovic serta Stefano Sensi.

Porsi penampilannya sangat sedikit dibandingkan ketika Barella masih memperkuat Cagliari Calcio. Dia bahkan nyaris tak pernah diganti. Mancini hanya bisa berharap agar jam terbang centrocampista ini bertambah seiring dengan partisipasi Inter di Liga Champions.* Dari berbagai sumber

X
Penulis
Xaveria Yunita